Postingan

Inspiratif, Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Berikan Diklat Teknik Baca Puisi

Gambar
Dua Mahasiswa dari STKIP PGRI Sumenep sedang memberikan diklat kepada murid kelas 6 SDN Padangdangan 2 Pasongsongan. [Foto: Sury4] apoymadura.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STKIP PGRI Sumenep kembali menunjukkan dedikasi mereka melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) inspiratif. Senin pagi (19/8/2024).  Bertempat di SDN Padangdangan 2, Pasongsongan Sumenep, para mahasiswa ini mengadakan diklat teknik baca puisi yang melibatkan murid kelas 6 sekolah dasar tersebut. "Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan murid-murid dalam membaca puisi, yang merupakan salah satu aspek penting pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia," terang Nurrahman, Humas KKN STKIP PGRI.  Para mahasiswa yang terlibat dalam KKN ini melihat bahwa kemampuan literasi, khususnya dalam hal apresiasi sastra, adalah keterampilan yang perlu digali sejak dini.  "Kami merancang program diklat yang tidak hanya mendidik tetapi juga menyenangkan bagi para murid," imbuhnya.  Dala...

Rhoma Irama akan Merubah Panggilan "Habib" Menjadi "Ustadz" atau "Almukarram"

Gambar
Rhoma Irama.  apoymadura.com - Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama, dikenal sebagai sosok yang tidak hanya piawai dalam bermusik, tetapi juga memiliki pandangan yang tegas terhadap agama Islam.  Dalam pernyataan terbarunya, Rhoma Irama menyerukan untuk mengganti panggilan "Habib" menjadi "Ustadz" atau "Almukarram". Keputusan Rhoma Irama ini disampaikan melalui channel YouTube pribadinya, setelah banyak mendengar dan menyaksikan ceramah dan ucapan dari sejumlah habib yang menurutnya tidak sesuai dengan ajaran Islam yang murni.  Rhoma, yang dikenal dengan keteguhan dalam mempertahankan prinsip-prinsip agama, merasa perlu untuk memberikan sikap tegas terhadap hal ini. "Panggilan 'Habib' seharusnya tidak hanya menjadi gelar kehormatan semata, tetapi juga harus mencerminkan keteladanan dalam perilaku dan ucapan yang sesuai dengan ajaran Islam," ujar Rhoma Irama dalam video berdurasi 38.10 menit. Keputusan tegas ini bukan tanpa alasan. Podcast ...

Therapy Banyu Urip Gelar Bakti Sosial Bekerjasama dengan Rumah Terapi As-Syifa

Gambar
Pengunjung membludak dalam acara pengobatan gratis. [Foto: Sury4] apoymadura.com - Sebuah upaya memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, DPD Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia (PAP3I) Jawa Timur kembali menggelar kegiatan bakti sosial. Kamis (15/8/2024).  Pelaksanaan bakti sosial ini ditempatkan di Rumah Terapi As-Syifa, Dusun Kayujaran RT.12/RW.04 Desa Gembleb Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek.  Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng dua lembaga kesehatan, yaitu Therapy Banyu Urip dan Rumah Terapi As-Syifa, di Trenggalek. "Bakti sosial kali ini bertujuan untuk memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang sangat membutuhkan, tetapi memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan," terang MS Arifin.  Para terapis yang terlatih dan berpengalaman memberikan pelayanan terbaik berupa pemijatan dan terapi Ramuan Banyu Urip kepada warga yang telah mendaftarkan diri.  Ketua DPD PAP3I Jawa Timur, MS ...

Habib Indonesia Didatangkan oleh Penjajah Belanda, Ceramah Gus Abbas Buntet

Gambar
Gus Abbas Buntet apoymadura.com - Belakangan ini nama Gus Abbas Buntet menyala terang. Membanjiri halaman beranda aplikasi sosial media di tanah air.  Ia seorang ulama yang cukup dikenal di kalangan masyarakat nahdliyin. Baru-baru ini menyampaikan ceramah yang membelalakkan mata. Menyadarkan warga nusantara.  Dalam ceramahnya, ia menyatakan bahwa para habib dari Yaman yang ada di Indonesia didatangkan oleh penjajah Belanda untuk kepentingan kolonial.  "Para habib ini tidak hanya sekadar pendatang, tetapi juga berfungsi sebagai antek-antek Belanda yang berusaha mengontrol masyarakat Indonesia," terang Gus Abbas di kanal Youtube Pondok Nusantara.  Gus Abbas juga menjelaskan, bahwa sejak masa penjajahan Belanda, ada upaya sistematis untuk melemahkan gerakan perlawanan rakyat.  Salah satu strategi yang digunakan adalah dengan membawa para tokoh agama dari Yaman. Mereka menggunakan beraneka cara untuk mempengaruhi dan mengendalikan penduduk lokal.  "Para habib ...

Alasan KH Humaidi Zaini Menggelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Pondok Pesantrennya

Gambar
Upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-79 di halaman lembaga pendidikan Annidhamiyah Bindang Pasean. [Foto: Sury4] apoymadura.com - Pondok Pesantren Annidhamiyah, yang terletak di Dusun Jeppon Desa Bindang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, menjadi sorotan ketika KH Humaidi Zaini, pengasuh pesantren tersebut, memutuskan untuk menggelar upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 di halaman sekolahnya.  Keputusan ini didasari oleh beberapa pertimbangan penting yang mencerminkan tanggung jawab besar pesantren terhadap pendidikan santri dan siswa-siswinya. Sabtu (17/8/2024).  Salah satu alasan utama yang diungkapkan KH Humaidi adalah jumlah siswa dan santri yang mencapai ratusan orang.  "Dengan jumlah begitu besar, pengaturan transportasi dalam membawa mereka ke tempat upacara umum di Pasean tentu membutuhkan armada yang tidak sedikit," papar KH Humaidi.  Mengingat keterbatasan logistik dan sumber daya yang dimiliki, mengadakan upacara di li...

Lembaga Pendidikan Islam Annidhamiyah Selenggarakan Upacara 17 Agustus

Gambar
Maimun,S.Pd selaku pembina Upacara 17 Agustus. [Foto: Sury4] apoymadura.com - Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Annidhamiyah yang berlokasi di Dusun Jeppon Desa Bindang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.  Upacara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh seluruh siswa, guru, serta staf lembaga pendidikan tersebut. Sabtu (17/8/2024).  Bertindak sebagai pembina upacara adalah Maimun, S.Pd, seorang guru senior di Lembaga Pendidikan Islam Annidhamiyah yang dikenal dengan dedikasinya dalam dunia pendidikan.  Dewan guru LPI Ponpes Annidhamiyah. [Foto: Sury4] Dalam amanatnya, Maimun menyampaikan pentingnya semangat kemerdekaan dan rasa cinta tanah air, terutama di kalangan generasi muda.  "Kemerdekaan ini bukan hanya sekadar peringatan sejarah, tetapi juga sebuah tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, terutama melalui pen...

Heboh, Klaim Para Habib dan Tanggapan Mahfud MD

Gambar
apoymadura.com - Mahfud MD dengan gamblang mengungkapkan, bahwa beberapa habib acapkali mengklaim peran besar dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Seakan-akan bangsa ini berdiri dan merdeka berkat kontribusi dominan mereka.  Klaim ini tidak hanya menyinggung Mahfud MD, tetapi juga banyak pihak lain yang merasa terluka. Sebab kontribusi masyarakat lokal (terdiri dari berbagai suku, agama, dan golongan) telah diabaikan. Bahkan terkesan dihinakan.  "Saya tidak punya urusan, apakah seorang habib adalah keturunan Nabi Muhammad SAW atau bukan. Kalau mereka berlaku salah, maka pantas kita menegurnya. Apalagi klaimnya diluar batas," tambah pria berdarah Madura.  Baginya, yang menjadi masalah adalah bagaimana ceramah-ceramah yang disampaikan oleh beberapa habib ini seringkali sarat dengan hal-hal yang dianggap khurafat.  Seperti cerita tentang kakeknya yang bisa melakukan mi'raj (naik ke langit) 70 kali dalam sehari. Atau buyutnya yang dapat memarahi malaikat yang sedang meny...

Inilah Para Pemenang Lomba Mewarnai dan Melukis Kaligrafi HUT RI Ke-79 Kecamatan Pasongsongan

Gambar
Agus Sugianto (2 dari kiri) bersama para Panitia lomba 17 Agustus 2024. [Sury4] apoymadura.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-79, Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep menggelar serangkaian kegiatan lomba seni yang melibatkan anak-anak dari berbagai tingkatan pendidikan.  Kegiatan ini dilaksanakan oleh panitia pelaksana HUT RI Kecamatan Pasongsongan, dengan fokus pada lomba mewarnai dan melukis kaligrafi. Lomba mewarnai kaligrafi khusus diperuntukkan anak-anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA). Sementara itu, bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), diselenggarakan lomba melukis kaligrafi. Agus Sugianto, yang ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Panitia Lomba Seksi Seni, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas peserta didik sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak din...

Kontroversi Peran Habib dalam Sejarah Kemerdekaan RI dan Nasab: Mahfud MD, KH Aqil Siroj, dan KH Kholil Yasin

Gambar
apoymadura.com - Berikut ini akan kami sajikan tulisan tentang perbedaan sudut pandang tentang nasab dari 3 pesohor tanah air. Artikel ini dirangkum dari berbagai sumber.  Semoga bermanfaat dan bisa memberikan inspirasi Mahfud MD Rakyat negeri ini tahu kalau Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mahmodin, S.H., S.U., M.I.P atau Mahfud MD adalah tokoh nasional berasal dari Pulau Madura.  Belakangan ini ia pun angkat bicara ketika sosial media ramai mempertanyakan klaim peran habib dalam kemerdekaan RI.  Mahfud MD dalam sebuah podcast menyatakan, bahwa tidak ada bukti kuat yang menunjukkan kalau para habib memainkan peran dominan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.  Menurut Mahfud, peran dalam kemerdekaan Indonesia lebih banyak dimainkan oleh berbagai elemen bangsa, termasuk para ulama lokal, nasionalis, serta pemuda-pemuda dari berbagai latar belakang. Ia juga menekankan pentingnya merujuk pada sumber sejarah yang kredibel dan diakui secara akademis. KH Aqil Siroj Prof. Dr...

Apakah Nasab Menjadi Ukuran Seseorang Masuk Surga?

Gambar
apoymadura.com - Dalam ajaran Islam, nasab atau garis keturunan sering dianggap penting dalam beberapa aspek kehidupan sosial dan budaya. Namun, ketika berbicara tentang peluang seseorang untuk masuk surga, nasab bukanlah faktor penentu.  Hal itu berdasar pada banyak ajaran dalam Al-Qur'an dan Hadis yang menekankan pentingnya iman dan amal shaleh daripada garis keturunan. Allah berfirman: "Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu." (QS. Al-Hujurat: 13). Ayat ini menunjukkan bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak ditentukan oleh nasab atau keturunan, melainkan oleh ketakwaan seseorang.  Seseorang yang memiliki garis keturunan yang mulia tetapi tidak bertakwa maka ia tidak akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang amalnya lambat, maka nasabnya tidak akan mempercepatnya." (HR. Muslim).  Hadis ini menegaskan, bahwa amal perbuatan seseorang lebih pentin...

Gegara Money Politic, Kepala Desa Abaikan Amanah

Gambar
apoymadura.com - Politik uang (money politic) adalah praktik lingkaran setan yang jadi momok dalam sistem demokrasi, terutama di tingkat lokal seperti pemilihan kepala desa.  Meski dianggap sebagai jalan pintas untuk mendulang suara7 terbanyak, dampak jangka panjangnya terhadap kepemimpinan dan kepercayaan masyarakat bisa sangat merugikan.  Sebuah kisah nyata tentang seorang kepala desa yang terpilih karena money politic dan bagaimana hal tersebut mengubah karakter dan hidupnya. Sebelum terjun ke dunia politik, ia dikenal sebagai pribadi yang beriman dan ramah terhadap siapa pun. Ia menjalani hidup sederhana, tetapi selalu dilandasi dengan prinsip moral yang kuat.  Ia kerap terlihat membantu warga desa tanpa pamrih, baik dalam urusan sehari-hari maupun dalam masalah yang lebih serius.  Karena sifatnya yang rendah hati dan mudah bergaul, banyak warga di desanya menaruh harapan tinggi ketika ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa. Saat pemilihan kepal...