Manfaat Media Sosial bagi Dunia Pendidikan di Lingkungan Pedesaan

Sdn panaongan 3 kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
Agus Sugianto (kanan) bersama para murid SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya]

apoymadura.com - Dengan memanfaatkan media sosial, sekolah bisa membagikan informasi tentang kegiatan akademik, ekstrakurikuler, dan program-program lainnya secara langsung di media sosial. Senin (3/3/2017). 

"Hal ini bisa menciptakan transparansi dan memungkinkan orang tua untuk memantau perkembangan anak mereka serta kegiatan sekolah secara real-time," ucap Agus Sugianto di kediamannya, Dusun Benteng, Desa Panaonngan, Kecamatan Pasongsongan. 

Menurutnya, media sosial memungkinkan sekolah untuk berinteraksi dengan wali murid dan masyarakat secara lebih cepat dan efisien. 

"Informasi penting seperti jadwal ujian, pengumuman, atau kegiatan sekolah bisa disebarkan dengan mudah via media sosial," terangnya lebih jauh.

Dengan membagikan foto, video, atau tulisan tentang pencapaian siswa, sekolah bisa membangun citra positif dan menarik minat masyarakat terhadap lembaganya.

Ketika masyarakat luas bisa melihat aktivitas sekolah melalui media sosial, mereka akan merasa lebih terlibat dan mungkin memberikan dukungan, baik secara moral maupun materiil. 

Hal ini bisa menciptakan sinergi antara sekolah dan lingkungan sekitarnya.

"Selain itu, media sosial juga bisa digunakan sebagai sarana pembelajaran," jelas Agus Sugianto. 

Guru bisa memanfaatkan platform seperti YouTube, Instagram, atau Facebook untuk membagikan materi pembelajaran, tutorial, atau bahkan mengadakan kelas virtual.

Tantangan dan Solusi

Salah satu tantangan adalah risiko penyebaran informasi yang tidak akurat atau kurang tepat. 

Oleh karena itu, penting bagi sekolah memiliki tim atau petugas yang bertanggung jawab dalam mengelola akun media sosial resmi sekolah. 

Selain itu, edukasi tentang etika dan keamanan dalam menggunakan media sosial juga perlu diberikan kepada siswa, guru, dan wali murid.

Kesimpulan

Seperti yang disampaikan oleh Agus Sugianto, pendidik harus mampu memanfaatkan media sosial untuk membagikan kegiatan sekolah kepada wali murid dan masyarakat luas.

Dengan penggunaan yang bijak, media sosial bisa jadi sarana efektif untuk memajukan dunia pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. 

Dengan demikian, tidak ada alasan lagi bagi sekolah untuk mengabaikan potensi besar yang dimiliki media sosial. [Surya]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Juan Dali Tampilkan "La Rose" dalam Pameran Bhavana Loka di SMSR Yogyakarta

Pengumuman Pemenang Lomba Seni HUT RI ke-80 Kecamatan Pasongsongan Berlangsung Meriah

Mitos Uang Bernomer 999

Pengumuman Pemenang Lomba Kaligrafi HUT RI ke-80 Kecamatan Pasongsongan

KKKS Pasongsongan Bersama BKPSDM Sumenep Gelar Validasi Data Non ASN Pelamar PPPK

Penampilan Peserta Didik dari Pelosok Desa Pasongsongan Makin Membaik

Tiga Murid SDN Soddara 2 Raih Prestasi di Lomba Lari Menengah HUT RI ke-80

Lomba Gerak Jalan Pelajar di Pasongsongan Berlangsung Semarak

KKKS Pasongsongan dan BKPSDM Sumenep Gelar Validasi Data Non ASN Pelamar PPPK Tahap II

Tayub Madura, Penambah Semarak dalam Pesta Pernikahan Desa