Antologi Puisi “Horizon Lara” (7)



Puisi Karya Yant Kaiy

Kerikil Jalanan

kadang keresahan merenda

bersenyawa galau terpatri angin

berhembus dalam kelepak remang senja

mengukir jalan liku hidup

seorang diri di kamar

lantas kubangkit

luruh bunga melati di pelana jiwa

terbakar.

Sumenep, 28/03/1988

 

Kuserahkan

ya, Allah

kusujudkan ragaku

sepenuhnya kumeminta.

Sumenep, 28/03/1988

 

Perjanjian Diri

tekadku begitu bulat

ingin mengalahkan topan

ingin menumbangkan gunung

yang berdiri angkuh

tak pernah menatapku

yang terpuruk

di penderitaan menyiksa

kususun lembaran biru

dalam bara asa

mengguncang kalbu.

Sumenep, 29/03/1988

LihatTutupKomentar