Novel: Yant Kaiy Kuingin menolongny a. Namun dengan apa aku dapat mengembalikan dunia mereka yang kelaparan, tertindas, terinjak - injak...
  Novel: Yant Kaiy Aku ingin hidup sederhana, tenang kureguk bersama kerendahan hati terhadap sesama agar dapatnya mampu memahami isya...
  Novel: Yant Kaiy Akan kusinari di sudut kebimbangan dan rasa cengeng tak bercakrawala, kendati kurasa ada yang hilang dari diriku, ke...
  Novel: Yant Kaiy Aku pun terus membuat langkah-langkah baru sebagai antisipasi kegagalan menghadapi berjuta kendala . A ku juga membu...
  Novel: Yant Kaiy Lalu siapa yang salah? J ikalau budaya "kutu buku" dari rakyat musnah, sedangkan seniman - seniman yang ta...
Novel: Yant Kaiy S ebab apabila aku membaca hikayat; acapkali dipidatokan dengan suara membahana oleh alim ula ma , maka air mataku t...
Novel: Yant Kaiy Andai saja ketulian dapat ditukar dengan kemuakan, maka aku ingin tul i saja menjadi pilihan utama. Tetapi ketulian dan...
  Novel: Yant Kaiy Aku tak mau lagi terpasung di lembah duka , membakar kehidupa sendiri hampir musnah tak bersisa lagi. Peluhku terc...
  Novel: Yant Kaiy A ku muak. Sekujur tubuhku penuh dengan kemuakan atas perlakuan yang seenak perutnya tanpa mengkilas balik dengan b...
  Catatan: Yant Kaiy Korban yang divonis tim medis terpapar Covid-19 sudah banyak berjatuhan di bumi nusantara. Disaat satu wilayah bera...
  Catatan: Yant Kaiy Ketika saya bertanya pada salah seorang teman pegawai Puskesmas, kapan Covid-19 berakhir? Ia mengatakan kalau Covid...