Postingan

Aksi Nyata Warga Sempong Barat: Bangun Jalan Pelosok Lewat Patungan Mandiri

Gambar
Muhammad Nihram (kiri) SUMENEP – Lantaran tak ingin terus mengeluh akibat akses jalan rusak, warga Dusun Sempong Barat, Desa/Kecamatan Pasongsongan, akhirnya turun tangan. Secara swadaya, masyarakat di dusun tersebut bergotong royong melakukan pembangunan jalan pelosok guna mengakhiri penderitaan karena kesulitan melintas. Ahad (1/2/2026) Kondisi jalan berbatu yang selama ini jadi kendala utama, akhirnya masyarakat sepakat untuk mengumpulkan dana secara mandiri demi mewujudkan jalan yang lebih layak. Muhammad Nihram, seorang warga yang rumahnya tepat berada di sebelah barat lokasi pembangunan, menyambut antusias aksi nyata ini. Ia membenarkan bahwa selama ini kondisi jalan tersebut memang cukup memprihatinkan bagi pengguna jalan. "Kami sangat menyambut baik pembangunan ini. Memang benar jalan di sini sebelumnya berbatu, jadi siapapun yang lewat pasti kesulitan. Untuk dana, murni dari sumbangan warga sekitar yang memang peduli," jelas Nihram saat ditemui di lokasi...

Gotong Royong Mandiri, Warga Sempong Barat Bangun Jalan Pelosok Secara Swadaya

Gambar
Adam Biyono Gafur (kanan) SUMENEP – Semangat kebersamaan ditunjukkan warga Dusun Sempong Barat, Desa/Kecamatan Pasongsongan. Tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, warga setempat berinisiatif melakukan giat pembangunan jalan pelosok secara swadaya guna mempermudah akses transportasi masyarakat. Ahad (1/2/2026). Aksi ini dipicu karena kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi bebatuan. Medan yang sulit acapkali membuat para pengendara, terutama roda dua, merasa was-was dan kesulitan saat melintas. Adam Biyono Gafur, salah seorang warga sekaligus inisiator gerakan ini, mengungkapkan bahwa dirinya tergerak untuk mulai bertindak karena merasa prihatin dengan keluhan para pengguna jalan. "Saya mengambil inisiatif karena jalannya berbatu. Banyak orang yang mau melintas di sini sangat kesulitan, bahkan terkadang membahayakan keselamatan. Akhirnya, kami sepakat untuk memperbaikinya secara mandiri," ujar Adam di sela-sela kegiatan pembangunan. Pengerjaan jalan dilakuk...

Pertemuan Rutin KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Digelar di SDN Pasongsongan 4

Gambar
Rapat KKG PAI Pasongsongam.  SUMENEP — Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Pasongsongan kembali menggelar pertemuan rutin yang bertempat di SDN Pasongsongan 4. Kamis (29/1/2026).  Kegiatan ini diikuti oleh para guru PAI dari berbagai sekolah dasar di wilayah Kecamatan Pasongsongan. "Bagi saya ini pertemuan kali pertama dan ini sangat istimewa," ucap Sundari, S.Pd. Sebelumnya, Sundari merupakan guru honorer yang bertugas sebagai guru kelas.  Wanita yang telah dikaruniai dua orang anak ini kemudian diangkat sebagai guru PPPK Paruh Waktu. Seiring dengan status barunya tersebut, Sundari mendapat penugasan di SDN Padangdangan 1 dan mengampu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.  Ia menyampaikan bahwa ijazah yang dimilikinya telah sesuai dengan bidang studi yang saat ini diampunya, sehingga mendukung pelaksanaan tugas profesionalnya sebagai guru PAI. Melalui forum KKG ini, diharapkan para guru PAI, termasuk guru baru, saling berbagi pe...

SDN Prancak 2 Pasongsongan Gelar Istighosah Shonar Yalil untuk Tingkatkan Spiritual Siswa

Gambar
SDN Prancak 2 Pasongsongan.  SUMENEP  – Pagi begitu cerah di SDN Prancak 2, Kecamatan Pasongsongan. Jumat (30/1/2026). Ratusan siswa berkumpul dengan antusiasme guna mengikuti istighosah bersama yang dikemas dalam program Shonar Yalil (Sholawat Nariyah, Yasin, dan Tahlil). Kegiatan kali ini terasa lebih istimewa. Atas arahan Kepala Sekolah, Taslim, S.Pd.SD, pihak sekolah melakukan inovasi dengan membagikan teks Sholawat Nariyah serta Syair KR. Mohammad Kholil As’ad Syamsul Arifin kepada seluruh siswa.  Pembagian teks ini bertujuan agar para siswa bisa. mengikuti pembacaan doa dengan lebih khidmat dan terarah. Pelaksanaan istighosah dipandu langsung oleh jajaran tenaga pendidik SDN Prancak 2 secara kolaboratif: "Tawassul dibacakan Masruroh, S.Pd. Sholawat Nariyah dipandu saya. Sedangkan Yasin dan Tahlil dipimpin Fathurrasyid, S.Pd.I," terang Abdul Wasik, S.Ud, guru PAI yang baru di sekolah tersebut.  Sebagai sekolah dengan jumlah peserta didik terbanyak di Kecama...

Rapat KKG PAI Pasongsongan di SDN Pasongsongan 4 Bahas EMIS, SIAGA, Safari, dan TPG

Gambar
SUMENEP — Rapat Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Pasongsongan digelar di SDN Pasongsongan 4, Kecamatan Pasongsongan. Kamis (29/1/2026).  Kegiatan ini diikuti oleh para guru PAI dari berbagai sekolah dasar sebagai wadah koordinasi dan musyawarah terkait program serta administrasi keagamaan. Ketua KKG PAI Pasongsongan, Abu Siri, S.Ag, memimpin rapat dengan mengangkat sejumlah agenda penting.  Di antaranya musyawarah terkait persoalan pengisian EMIS dan SIAGA yang jadi kebutuhan administrasi guru PAI, serta pembahasan rencana kegiatan safari keagamaan yang akan dilaksanakan ke depan. Selain itu, rapat juga membahas terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG).  Dalam kesempatan tersebut, Abu Siri menyampaikan adanya informasi awal terkait pencairan TPG.  “Ada bocoran informasi bahwa TPG direncanakan akan cair pada Maret. Mudah-mudahan informasi ini benar dan bisa jadi kabar baik bagi kita semua,” ujar Abu Siri.  [k4y]

KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Bahas Pengisian EMIS dan SIAGA Pendis

Gambar
KKG PAI Pasongsongan. SUMENEP - Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Pasongsongan menggelar pertemuan rutin yang berlangsung di SDN Pasongsongan 4. Kegiatan ini diikuti seluruh guru PAI SD/SDI se-Kecamatan Pasongsongan. Kamis (29/1/2026). Pada pertemuan kali ini, fokus pembahasan pada pengisian data pada aplikasi EMIS dan SIAGA Pendis. Materi disampaikan langsung tutor KKG, Abdul Karim Jailani, yang memberikan pendampingan teknis kepada para peserta agar proses pengisian data bisa dilakukan dengan benar dan sesuai ketentuan. Abdul Karim Jailani menegaskan bahwa seluruh guru PAI wajib mengisi data di EMIS dan SIAGA Pendis. “Kedua aplikasi tersebut saling terintegrasi dan memiliki peran penting dalam proses validasi data guru PAI. Data yang valid akan berdampak langsung pada berbagai layanan administrasi dan kebijakan di lingkungan Kementerian Agama,” terang Karim. Lewat kegiatan ini, diharapkan para guru PAI kian bisa memahami pentingnya ketertib...

Delegasi Ponpes Annidhamiyah Tampil Memukau di Lomba Baca Puisi STITA Sumenep

Gambar
Fatillah Alfi Maghfirah (3 dari kanan). SUMENEP — Fatillah Alfi Maghfirah, salah satu dari dua delegasi Pondok Pesantren Annidhamiyah, turut ambil bagian dalam ajang lomba baca puisi STITA EXPO 2026 yang digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep. Seasa (27/1/2026). Kegiatan tersebut dimotori Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STITA dan diikuti oleh sejumlah peserta dari berbagai lembaga pendidikan jenjang MA/SMA. Pondok Pesantren Annidhamiyah sendiri beralamat di Dusun Jeppon, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, yang pada kesempatan ini mengirimkan dua delegasi terbaiknya untuk berlaga dalam cabang lomba baca puisi. Meski telah menampilkan performa maksimal, Fatillah bersama satu rekannya belum berhasil meraih peringkat terbaik. “Kendati gagal dapat peringkat, tapi saya bangga bisa tampil di ajang lomba tersebut,” ungkap Fatillah. Padahal, Fatillah dikenal sebagai sosok yang kerap menorehkan prestasi dan sering menyabet gelar juar...

KKG Gugus 02 Pasongsongan Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran di SDN Padangdangan 1 Pasongsongan

Gambar
Moh Feri Umar Abdillah SUMENEP -  Ikhtiar peningkatan kualitas pembelajaran terus dilakukan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 02 Kecamatan Pasongsongan lewat kegiatan workshop bertajuk Digitalisasi Pembelajaran yang dilaksanakan di SDN Padangdangan 1. Rabu (28/1/2026) Kegiatan ini diikuti semua guru Sekolah Dasar Gugus 02 dengan menghadirkan pemateri Moh Feri Umar Abdillah, yang fokus pada penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pendukung pembelajaran. "Sangat penting, kemampuan guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik," ungkap Pengawas Bina Kecamatan Pasongsongan, Abu Supyan. Ia menekankan bahwa transformasi pendidikan menuntut guru lebih kreatif dan inovatif. Dirinya berharap kegiatan KKG mampu menghasilkan praktik nyata yang bisa diterapkan di sekolah.  Sedangkan Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto yang menyebut duku...

Pengawas Bina SD Pasongsongan Ingatkan ASN Jauhi Perselingkuhan

Gambar
Abu Supyan (berdiri) SUMENEP — Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, Abu Supyan, M.Pd, memberikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjauhi praktik perselingkuhan. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pertemuan rutin bulanan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 02 yang digelar di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan. Rabu (28/1/2026). Menurut Abu Supyan, perselingkuhan tidak hanya berdampak pada kehidupan pribadi dan keluarga, tapi juga bisa berakibat fatal terhadap karier seorang ASN. Ia menegaskan bahwa integritas dan moral menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme sebagai abdi negara. “Sepandai-pandainya seseorang menyimpan bangkai, pada saatnya pasti akan terbongkar juga,” ujarnya di hadapan para peserta KKG. Lewat pertemuan rutin tersebut, Abu Supyan berharap seluruh guru dan ASN bisa menjaga etika, disiplin, serta nama baik profesi, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Kegiatan KKG Gugus 02 sen...

Moh Adi Terpilih Jadi Ketua Koordinator Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan

Gambar
Moh Afi (paling kanan).  SUMENEP – Moh Adi, guru PPPK Paruh Waktu yang saat ini menjalankan tugas di SDN Panaongan 3, terpilih secara bulat sebagai Ketua Koordinator Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan.  Pemilihan tersebut berlangsung dalam rapat koordinasi dan pembentukan pengurus paguyuban yang digelar pada Selasa, 27/1/2026. Rapat koordinasi tersebut dihadiri Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Pasongsongan, Ketua Koordinator PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep, serta seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (tendik) se-Kecamatan Pasongsongan. Pemilihan Moh Adi sebagai ketua dilakukan secara voting.  Ia mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta rapat.  Hal ini mencerminkan kepercayaan besar yang diberikan kepada Moh Adi untuk memimpin dan mengoordinasikan Paguyuban PPPK Paruh Waktu di Pasongsongan. Dalam sambutannya, Moh Adi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberi...

Bertempat di SDN Panaongan 3, Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan Resmi Dibentuk

Gambar
Abu Supyan (tengah) SUMENEP - Rapat konsolidasi dan pembentukan pengurus Paguyuban PPPK Paruh Waktu tingkat Kecamatan Pasongsongan dilaksanakan di SDN Panaongan 3. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru PPPK Paruh Waktu dan tenaga kependidikan (tendik) se-Kecamatan Pasongsongan. Rapat tersebut dihadiri Sekretaris KKKS Pasongsongan, Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, serta Ketua Koordinator PPPK Paruh Waktu tingkat kabupaten. Kehadiran para pemangku kepentingan ini jadi bentuk dukungan terhadap terbentuknya paguyuban PPPK Paruh Waktu di tingkat kecamatan. Dalam sambutannya, Abu Supyan selaku Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan mengingatkan bahwa PPPK Paruh Waktu dan PPPK Penuh Waktu memiliki status yang sama sebagai tenaga kontrak. Oleh karena itu, seluruh PPPK diharapkan memahami serta menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). “PPPK Paruh Waktu dan PPPK Penuh Waktu sama-sama tenaga kontrak. Maka perlu sebagai ASN memperhatikan t...

Rapat Konsolidasi dan Pembentukan Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan di SDN Panaongan 3

Gambar
Sovi Kurnia Dewi (kanan). SUMENEP - Rapat konsolidasi dan pembentukan pengurus Paguyuban PPPK Paruh Waktu tingkat Kecamatan Pasongsongan dilaksanakan di SDN Panaongan 3. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru PPPK Paruh Waktu dan tenaga kependidikan (tendik) se-Kecamatan Pasongsongan. Selasa (27/1/2026). Rapat tersebut dihadiri Sekretaris KKKS Pasongsongan, Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, serta Ketua Koordinator PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep. Kehadiran para pemangku kepentingan ini jadi bentuk dukungan terhadap terbentuknya paguyuban PPPK Paruh Waktu di tingkat kecamatan. “PPPK Paruh Waktu dan PPPK Penuh Waktu itu sama-sama ASN. Oleh karena itu, kita wajib tunduk dan patuh terhadap regulasi yang berlaku sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan,” tegas Ketua Koordinator PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep, Sovi Kurnia Dewi dalam sambutannya. Melalui rapat konsolidasi ini diharapkan Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan bisa jadi wadah koordi...

Rapat Konsolidasi dan Pembentukan Pengurus Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan

Gambar
Agus Sugianto (kiri) SUMENEP — Rapat konsolidasi dan pembentukan pengurus Paguyuban PPPK Paruh Waktu tingkat kecamatan dilaksanakan di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru PPPK Paruh Waktu dan tenaga kependidikan (tendik) se-Kecamatan Pasongsongan. Selasa (27/1/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris KKKS Pasongsongan, Pengawas Bina SD, serta Ketua Koordinator PPPK Paruh Waktu tingkat kabupaten. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan terhadap terbentuknya wadah organisasi PPPK Paruh Waktu di tingkat kecamatan. Dalam sambutannya, Agus Sugianto selaku Sekretaris KKKS Pasongsongan menyampaikan bahwa pembentukan pengurus paguyuban ini bertujuan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi anggota, menjaga kekompakan, serta memudahkan PPPK Paruh Waktu dalam memperoleh informasi penting yang berkaitan dengan kedinasan masing-masing. “Melalui rapat konsolidasi ini diharapkan Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pason...

Paguyuban PPPK Paruh Waktu Pasongsongan Tuai Tanggapan Positif dari Dunia Pendidikan

Gambar
Sundari, S.Pd (tengah).  SUMENEP — Pembentukan komunitas atau paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan melahirkan beragam tanggapan positif dari berbagai pelaku dunia pendidikan. Selasa (27/1/2026).  Kehadiran paguyuban ini dinilai penting sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, serta penyampaian aspirasi bagi para guru PPPK Paruh Waktu di wilayah tersebut. Salah satu tanggapan positif datang dari Sundari, S.Pd, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Padangdangan 1 yang juga berstatus PPPK Paruh Waktu.  "Kami hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap terbentuknya paguyuban yang diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan solidaritas antaranggota," ucap wanita yang sebelumnya mengabdi jadi guru honorer selama 21 tahun.  Menurut Sundari, paguyuban PPPK Paruh Waktu tidak hanya berfungsi sebagai forum diskusi, tapi juga sebagai sarana untuk merumuskan langkah-langkah positif demi peningkatan kualitas pendidikan.  Dengan adanya komunita...

Upacara Bendera SDN Padangdangan 1 Pasongsongan Berlangsung Lancar dan Kondusif

Gambar
SUMENEP — Upacara bendera di SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan berlangsung lancar dan tertib. Senin (26/1/2026).  Kegiatan tersebut berjalan kondusif karena cuaca cerah dan tidak turun hujan, sehingga seluruh rangkaian upacara bisa terlaksana dengan baik.  Bertindak sebagai pembina upacara, Ririn Rahmawati, S.Pd menyampaikan amanat singkat yang sarat nilai pendidikan karakter.  Ia menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat tumbuh dan belajar jadi pribadi baik. “Di sekolah kita belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, dan toleransi. Saling menghargai, tidak membully, tidak mengejek, termasuk tidak mengolok-olok nama orang tua. Jika melakukan kesalahan, beranilah mengakui, minta maaf, dan perbaiki diri tanpa menyalahkan teman,” pesannya.  Ririn Rahmawati juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menghargai perbedaan serta menjaga lingkungan sekolah agar tetap jadi lingkungan aman dan nyaman demi menumbuhkan semangat be...

Zainal Arifin Ingatkan Disiplin Belajar Saat Upacara Bendera di SDN Padangdangan 2

Gambar
SUMENEP —  SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan melaksanakan upacara bendera hari Senin dengan khidmat. Senin (26/1/2026).  Bertindak sebagai pembina upacara, Zainal Arifin, S.Pd menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta didik terkait tanggung jawab sebagai pelajar. Dalam amanat singkatnya, Zainal Arifin menegaskan bahwa tugas utama seorang pelajar adalah belajar, baik di sekolah maupun di rumah.  Ia mengingatkan bahwa bermain tetap diperbolehkan, namun harus terjadwal agar tidak mengganggu waktu belajar. Pesan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran disiplin belajar sejak dini, sehingga siswa mampu mengatur waktu dengan baik dan meraih prestasi yang lebih optimal. [k4y]

Sundari, S.Pd Sambut Positif Pembentukan Paguyuban PPPK Paruh Waktu Pasongsongan

Gambar
Sundari (4 dari kiri) SUMENEP — Rencana pembentukan Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan pendidik. Ahad (25/1/2026).  Berdasarkan undangan yang beredar, rapat koordinasi pembentukan paguyuban tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026. Sundari, S.Pd, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan, menyambut baik rencana tersebut.  Menurutnya, keberadaan paguyuban sangat penting sebagai wadah pemersatu bagi PPPK Paruh waktu di wilayah Pasongsongan. “Paguyuban ini nantinya bisa jadi media untuk menyalurkan aspirasi, menyampaikan gagasan, serta menyusun rencana jangka panjang demi kebaikan bersama,” ujar wanita yang juga berstatus guru PPPK Paruh Waktu ini.  Ia berharap paguyuban yang akan dibentuk bakal bisa memperkuat solidaritas dan memperjuangkan kepentingan bersama secara positif dan konstruktif. [k4y]

Takziah Guru SDN Padangdangan 1: Perkuat Tali Kekeluargaan Sekolah dan Wali Siswa

Gambar
Sundari (kiri) saat menyerahkan penghargaan.  SUMENEP — Sebagai wujud kepedulian dan empati, para guru SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan melaksanakan takziah ke rumah keluarga siswa yang meninggal dunia. Sabtu (24/1/2026).  Kehadiran para guru ini jadi wujud nyata perhatian sekolah terhadap duka yang dialami keluarga siswa. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Padangdangan 1, Sundari, S.Pd, menegaskan bahwa takziah, membesuk orang sakit, atau peduli kepada keluarga siswa yang tertimpa musibah merupakan salah satu cara efektif untuk menjalin dan mempererat tali kekeluargaan antara sekolah dan wali siswa.  Wanita alumni Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk ini mengungkapkan, bahwa hubungan yang baik tidak hanya terbangun di lingkungan sekolah, tapi juga lewat kepedulian sosial. “Kegiatan seperti ini mengajarkan nilai kemanusiaan, empati, dan kebersamaan kepada seluruh warga sekolah,” ujar Sundari.  Wanita dia anak ini berharap budaya saling peduli ini terus terjaga se...

Sundari, S.Pd Bersama Guru SDN Padangdangan 1 Takziah ke Rumah Keluarga Peserta Didik

Gambar
Sundari, S.Pd (paling kiri)  SUMENEP — Sebagai wujud kepedulian dan empati, Sundari, S.Pd bersama para guru SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan, melakukan takziah ke rumah keluarga salah satu peserta didik yang tengah berduka karena meninggal dunia. Sabtu (24/1/2026).  Kehadiran rombongan guru tersebut disambut hangat oleh pihak keluarga.  Selain menyampaikan belasungkawa, para guru juga mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Menurut Sundari, takziah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekolah kepada peserta didik dan keluarganya.  “Tujuan takziah yakni mengunjungi keluarga yang sedang berduka untuk menghibur, mendoakan, serta memberikan dukungan moral dan spiritual agar mereka sabar dan tabah menghadapi musibah kematian,” ujar guru PAI tersebut. [k4y]

Senam “Aku Sehat Aku Hebat”, Upaya SDN Padangdangan 1 Ciptakan Generasi Bugar dan Religius

Gambar
Aksi sosial siswa.    ​ SUMENEP – Terlihat suasana penuh semangat menyelimuti SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, pada Jumat pagi (23/1/2026).  Seluruh peserta didik dan tenaga pendidik berkumpul di halaman sekolah untuk gelar kegiatan rutin Jumat Senam Sehat dengan jargon "Aku Sehat Aku Hebat". ​Kepala SDN Padangdangan 1, Matrasit, M.Pd, menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari integrasi tiga program utama yang dilaksanakan tiap Jumat. ​"Tiga pilar utama pada kegiatan ini, yaitu Jumat Sehat, Jumat Bersih, dan Jumat Berkah. Tujuannya agar siswa tidak hanya kuat fisik, tapi juga memiliki lingkungan asri dan jiwa sosial," ujar Matrasit. ​Setelah sesi senam usai, para peserta didik melanjutkan dengan kegiatan religius berupa pembacaan sholawat bersama-sama.  ​ Indahnya Berbagi ​Salah satu poin menarik dari rangkaian kegiatan ini adalah program Jumat Berkah.  Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Sundari, S.Pd, memaparkan bahwa pi...