In Memoriam Yuli (I) Puisi: Yant Kaiy   wajahnya elok berseri per sis mentari pagi tanpa pole s an make-up di sana-sini   s...
  Sang Koruptor Mati di Kamar Hotel Berbintang (IIl) Puisi: Yant Kaiy   menjelang fajar koran, majalah, televisi, radio tiba-tiba ...
Sang Koruptor Mati di Kamar Hotel Berbintang (II) Puisi: Yant Kaiy   dia semakin menggila menumpuk harta lewat beragam cara seba...
Sang Koruptor Mati di Kamar Hotel Berbintang (I) Puisi: Yant Kaiy   istrinya cantik menarik bagi mata hati lelaki berbagai predika...

Santet (VIII)

  Santet (VIII) Puisi: Yant Kaiy   kusarankan pada kalian semua engkau jangan menyebar racun di tanah Allah agar engkau terbebas ...

Santet (VII)

Santet (VII) Puisi: Yant Kaiy   mari kita menyadari bersama merenung lebih lama sembari bercermin berjalan di rel kebenaran selama...

Santet (VI)

Santet (VI) Puisi: Yant Kaiy   entah mengapa aku menjadi manusia pengecut berkhianat pada diri sendiri tiap hari tidak semestinya...

Santet (V)

Santet (V) Puisi: Yant Kaiy   berikanlah petunjuk-Mu berikanlah jalan-Mu berikanlah anugerah-Mu limpahkanlah rahmat-Mu limpahk...

Santet (IV)

  Santet (IV) Puisi: Yant Kaiy   sementara emosi diri masih dapat kupendam dan masih dapat kupertaruhkan kapan saja namun perasaa...

Santet (III)

Santet (III) Puisi: Yant Kaiy   peristiwa cukup sadis setengah bulan yang lalu terjadi di perkampunganku yang mayoritas muslim. ada seor...

Santet (II)

Santet (II) Puisi: Yant Kaiy   dua bulan yang lalu Hamid terserang penyakit jantung Yusuf mengidap TBC Ali terserang kencing bat...