Santet (VIII)

 


Santet (VIII)

Puisi: Yant Kaiy

 

kusarankan pada kalian semua

engkau jangan menyebar racun di tanah Allah

agar engkau terbebas dari azab-Nya

agar engkau hidup tidak sia-sia

agar engkau tidak dilaknat

engkau jangan terlena pada sepotong kehinaan

terbuai pada bisikan iblis yang menina-bobokan

berkorban pada perbuatan setan demi kemenangan yang fana

justru akan sangat merugikan dirimu

justru akan membuatmu celaka

 

telingamu akan tuli terhadap perintah-Nya

matamu akan buta terhadap kebesaran-Nya

mulutmu akan senantiasa buas, rakus, serakah, dan tamak

tanganmu akan terbiasa lancang

suka merampas hak orang lain

hatimu akan culas dan curang terhadap sesama

suka menindas, memperkosa, memeras

tak pernah pandang bulu

engkau akhirnya menjadi manusia tercela,

tidak ubahnya seekor binatang

terkutuklah, kau....

neraka jahanam tempat abadimu

 

jangan pernah mengaku suci

jikalau engkau pendusta

jangan pernah berbangga diri

karena engkau menjadi orang kaya-raya

ingatlah selalu asalmu

 

(baca; Surat Al Falaq sekaligus artinya)

 

Pasongsongan, awal 1996



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Juan Dali Tampilkan "La Rose" dalam Pameran Bhavana Loka di SMSR Yogyakarta

Pengumuman Pemenang Lomba Seni HUT RI ke-80 Kecamatan Pasongsongan Berlangsung Meriah

Mitos Uang Bernomer 999

Pengumuman Pemenang Lomba Kaligrafi HUT RI ke-80 Kecamatan Pasongsongan

KKKS Pasongsongan Bersama BKPSDM Sumenep Gelar Validasi Data Non ASN Pelamar PPPK

Penampilan Peserta Didik dari Pelosok Desa Pasongsongan Makin Membaik

Tiga Murid SDN Soddara 2 Raih Prestasi di Lomba Lari Menengah HUT RI ke-80

Lomba Gerak Jalan Pelajar di Pasongsongan Berlangsung Semarak

KKKS Pasongsongan dan BKPSDM Sumenep Gelar Validasi Data Non ASN Pelamar PPPK Tahap II

Tayub Madura, Penambah Semarak dalam Pesta Pernikahan Desa