Sang Koruptor Mati di Kamar Hotel Berbintang (IIl)

 


Sang Koruptor Mati di Kamar Hotel Berbintang (IIl)

Puisi: Yant Kaiy

 

menjelang fajar

koran, majalah, televisi, radio

tiba-tiba menyiarkan kematiannya

dia tergeletak di samping pembaringan sang pelacur

 

semua membicarakannya,

kini terkuaklah lebar-lebar tabir rahasianya

lengkaplah predikatnya

selain sebagai koruptor piawai

dia adalah pemabuk, penjudi

suka berfoya-foya dengan para wanita lacur

 

di tanah kuburan

terbujurlah sang koruptor

seorang diri

bersama puing-puing dosanya

tepi derai air mata aib

keluarga yang ditinggalkannya

masih terus mengalir

entah, sampai kapan berakhir.

 

Pasongsongan, April 1992



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna

Ijazah Jokowi Tak Kunjung Ditunjukkan, Cinta Rakyat Berubah Jadi Kekecewaan