Kobar Api adalah Kobar Hatiku Puisi: Yant Kaiy   api… mati… seperti jiwaku jiwamu jiwanya jiwa mereka lalu apa yang kau ...
D ari Sudut Dunia Hitam (V) Puisi: Yant Kaiy   kalau engkau orang yang bijak dan masih normal berpikir engkau bisa membayangkan t...
  D ari Sudut Dunia Hitam (IV) Puisi: Yant Kaiy   pernah suatu hari mencoba untuk bunuh diri bukankah telah lama diriku tak berharg...
D ari Sudut Dunia Hitam (III) Puisi: Yant Kaiy   terbayang pada semua masa silam ketika hanyut dalam dekapan ibu ketika terbuai d...
D ari Sudut Dunia Hitam (II) Puisi: Yant Kaiy   pikiran melayang, yang di antara bintang-bintang bertaburan di langit perenungan ...
  D ari Sudut Dunia Hitam (I) Puisi: Yant Kaiy   As seorang dara 17 tahun wajah cukup lumayan menarik bagi semua mata lelaki ke...

Jadah (V)

Jadah (V) Puisi: Yant Kaiy   tapi kini dia tidak marah dia tidak membent a kku duh, malah dia membelaiku begitu tulus hatimu b...

Jadah (IV)

Jadah (IV) Puisi: Yant Kaiy   sudah berpuluh-puluh wanita kugandrungi aku pun hapal betul bau dari balik kutangnya atau bau yang t...

Jadah (III)

Jadah (III) Puisi: Yant Kaiy   suatu senja n a n menjingga di s a at luka kian menganga ai b ibu sontak menelanjangi seluruh hid...

Jadah (II)

Jadah (II) Puisi: Yant Kaiy   aku sendiri juga tak tahu t a nggal dan bulan berap a dilahirkan aku berangkat dewasa pada kesunyi...

Jadah (I)

Jadah (I) Puisi: Yant Kaiy   namaku K e lap    cukup sederhana bukan   singkat, padat, tepat Kelap tentu kau akan sangat mudah...