Pentigraf: Yant Kaiy Bagi orang bijak, menyesali segala apa yang telah terjadi dalam kehidupan ini termasuk perbuatan merugi. Perilaku m...
Pasar Pao dan Kemacetan Tiap Hari
- Apoy Madura
- November 04, 2021
Tiap hari Pasar Pao Pasongsongan macet. (Foto: Yant Kaiy) Catatan: Yant Kaiy Pasar Pao berlokasi di simpang tiga Desa/Kecamatan Pasongsongan...
Masara: Seni Tradisi Kontemporer
- Apoy Madura
- November 03, 2021
Pertunjukan Macapat Madura. (Foto: Yant Kaiy) Catatan: Yant Kaiy Orang bertanya-tanya, apa itu Masara? Masara sebenarnya kepanjangan dar...
Penyakit
- Apoy Madura
- November 02, 2021
Pentigraf: Yant Kaiy Semua orang tak menghendaki sakit. Tapi sedikit orang yang bersusah-susah untuk sehat. Makan berlebihan, jarang ber...
Puncak Kegagalan
- Apoy Madura
- November 02, 2021
Pentigraf: Yant Kaiy Banyak orang bilang, kalau aku sukses melibas tantangan. Lolos sebagai kampiun. Keluarga besarku mengelukan namaku ...
Jalan Desa: Membangun Image Masyarakat
- Apoy Madura
- November 02, 2021
Catatan: Yant Kaiy Sesungguhnya banyak anggaran untuk pembangunan desa telah digelontorkan pemerintah. Salah satunya jalan desa. Tapi ou...
Penampilan Macapat Lesbumi Pasongsongan
- Apoy Madura
- Oktober 31, 2021
Akhmad Jasimul Ahyak (2 dari kiri) dan rombongan Macapat Lesbumi MWC NU Pasongsongan-Sumenep. (Foto: Yant Kaiy) Catatan: Yant Kaiy Saya ...
Aib Mengapuri Langit
- Apoy Madura
- Oktober 30, 2021
Pentigraf: Yant Kaiy Kurang dua tahun jabatan Tonah berakhir. Sebagai Kepala Desa dirinya tegas kalau berbicara. Tapi desanya tidak meng...
Mendamba di Negeri Orang
- Apoy Madura
- Oktober 29, 2021
Pentigraf: Yant Kaiy Ada satu hal yang saat ini aku butuhkan. Dalam kesunyian hati tak berpantai, kata ‘setia’ menjadi harapan indah di ...
BBM Premium dan Kesumba
- Apoy Madura
- Oktober 29, 2021
Catatan: Yant Kaiy Pelan tapi pasti, BBM jenis premium dihapus dari beberapa SPBU di Sumenep dan Pamekasan. Padahal premium menjadi pili...
Berkorban
- Apoy Madura
- Oktober 28, 2021
Pentigraf: Yant Kaiy Orang-orang kampung memandangnya sebelah mata. Tonah terima dengan lapang dada. Mau tidak mau. Percuma berontak. Se...