Hijau Alamku I Puisi: Yant Kaiy sekian lama tak pernah kujumpai sungai-sungaiku tercemar kencing pesing yang ada kejernihan bela...
Dalam Gelap Kucari Sesuatu
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Dalam Gelap Kucari Sesuatu Puisi: Yant Kaiy ada sesuatu yang masih tertambat kau masih juga dalam dekap erat tak terpisahkan ba...
Elegi Penantian
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Elegi Penantian Puisi: Yant Kaiy bila kutatap manik matamu ada riak kesedihan terpencar membekas dalam lingkaran ingatanku i...
Lidah Buaya
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Lidah Buaya Puisi: Yant Kaiy sering kau berjanji kau akan menjemputku kau akan mengajakku ke pesta namun itu hanya rayu agar...
Rambut II
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Rambut II Puisi: Yant Kaiy kuberniat memotongnya sedikit saja biar mulut mereka tidal lagi berteriak di mata sahabatnya ...
Rambut I
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Rambut I Puisi: Yant Kaiy selalu orang menatapku sebab rambutku acak-acakan walau sering kumemperbaikinya tak sedikit pun be...
Menerjang Ombak
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Menerjang Ombak Puisi: Yant Kaiy gemetar sekujur tubuh menyerap hawa pagi menusuk terasa lunglai mengerjakan apa saja dedaun...
Banjir
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Banjir Puisi: Yant Kaiy rumah beserta isinya tenggelam air meluap, menyembur ke permukaan bumi manusia-manusia menjerit lari...
Akasia Cinta
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Akasia Cinta Puisi: Yant Kaiy di bawah siramannya di pelukan teduh akasia bunga-bunga asmara bersemi semerbak alami di s...
Pada Serumpun Ilalang di Tanah Merah
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Pada Serumpun Ilalang di Tanah Merah Puisi: Yant Kaiy tanah merah seolah tak berarti bagi kehidupannya nan hakiki ilalang ...
Hujan Maret
- Apoy Madura
- Oktober 12, 2020
Hujan Maret Puisi: Yant Kaiy hujan bulan ini amat ramah menyapaku ada bait-bait cinta di dalamnya songsong sang surya di ufuk ...