Rambut II
Rambut II
Puisi: Yant Kaiy
kuberniat memotongnya sedikit saja
biar mulut mereka tidal lagi
berteriak di mata sahabatnya
kupangkas juga akhirnya
supaya di mata mereka
aku tetaplah aku
yang berjalan penuh harapan
ternyata keteguhan pendirianku
tidak seteguh batu karang
runtuh termakan fitnah
banyak orang mengatakan
rambut mahkota seseorang
tapi menurutku berbeda
rambut merupakan sikap terpendam
untuk menemukan jati diri
sesungguhnya
belum tentu rambut panjang berakhlak bejat
belum pasti.
Madura, 1/12/92

