Rambut I
Rambut I
Puisi: Yant Kaiy
selalu orang menatapku
sebab rambutku acak-acakan
walau sering kumemperbaikinya
tak sedikit pun berubah
tak sedikit pun mau lebih baik
tentangku
kusadari semua yang terjadi
kodrat Yang Maha Kuasa
tak boleh ditolaknya
tak boleh disesali
lantaran kita ditakdirkan berbeda
serba kekurangan
cukup lama kubercita-cita
menggondrong rambut
sebagai pelampiasan kesal
mengurai kegamangan melangkah
tapi hari-hari menyesakkan jua
kurasa jenuh hidup diperhatikan mereka
sedang salahku bukanlah
mereka yang mencatatnya.
Madura, 1/12/92

