Bulan Tertutup Mendung

apoymadura+yant+kaiy/artis India Alia bhatt

Pentigraf: Yant Kaiy

Derita Tonah memang telah menghilang, tergantikan ceria tersebar luas diantara pergaulannya. Aku tak menyangka ia akan bisa bangkit dari keterpurukannya. Ia tetap sanggup mengepakkan sayapnya di udara merdeka. Meski bulu-bulu sayap itu telah terlepas ke tanah. Satu aib ayahnya telah merenggut harga diri dia sebagai seorang tokoh perempuan muda dengan segudang penghargaan yang diraihnya. Beberapa gelar internasional  juga menghias kariernya di bidang sosial budaya. Tonah pemilik sebuah yayasan yang peduli terhadap penyandang penyakit HIV dan pengguna narkoba. Disamping ia memberikan motivasi pada pasien, yayasannya juga memberikan pengobatan gratis lewat metode terapi.

Sebagai anak tokoh politik penting di bumi nusantara, Tonah menjadi mudah mendapat kepercayaan dari mereka. Ia juga gampang memperoleh akses ke beberapa pejabat publik, sehingga yayasannya mendapatkan aliran dana cukup banyak. Lalu dana itu dikorupsi dengan ayahnya sendiri. Ayah Tonah lalu dijebloskan ke penjara.

Perkenalanku dengan Tonah terjadi ketika ia menjadi pembicara di kampusku. Jalinan komunikasi pun berlanjut sampai beberapakali bertemu. Kami pun suka sama suka. Dan, dalam waktu dekat perkawinan kami akan dilangsungkan. Aku tetap mencintai Tonah walau aib keluarganya terus menyerang ketenangan cinta kami

Pasongsongan, 1/3/2020





Komentar

Trending

Olimpiade Musim Dingin 2026 Ramai di Dunia, Indonesia Sibuk Bahas MBG

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Jurnal Pembelajaran PPG Modul 2 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai

Perbedaan Tanah di Bulan dan di Bumi

Antologi Puisi “Erosi Malam” (10)

Jurnal Pembelajaran Mendalam dan Asesmen 2.0 (Umum) dengan Topik Pendekatan Understanding by Design dalam Perencanaan Pembelajaran

Suara Mahasiswa, Teror Kritik Prabowo, dan Tragedi Anak NTT yang Terlupa

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Contoh Jurnal PPG Modul Pembelajaran Sosial Emosional, Topik Peran Guru Sebagai Teladan

Dilema Makan Bergizi Gratis: Kenapa Guru Bawa Pulang Sisa Makanan Murid?