Angin Segar dari Mandapa: THR PPPK Paruh Waktu dan Bukti Kepedulian Bupati Sumenep

thr pppk paruh waktu kabupaten sumenep bikin senang


​Kabar gembira menyelimuti ribuan tenaga kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep menjelang Lebaran 2026. 

Di tengah hiruk-pikuk persiapan hari raya, sebuah kebijakan progresif muncul sebagai oase bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. 

Bupati Sumenep secara resmi memastikan bahwa mereka juga akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini.

​Langkah ini bukan sekadar janji lisan. Kepastian hukumnya telah tertuang dalam Peraturan Bupati Sumenep Nomor 11 Tahun 2026. 

Peraturan ini merupakan perubahan atas Perbup Nomor 10 Tahun 2026 mengenai teknis pemberian THR dan gaji ketiga belas yang bersumber dari APBD 2026.

Mengapa Kebijakan Ini Patut Diapresiasi?

​Ada beberapa alasan mengapa langkah Bupati Sumenep ini layak disebut sebagai bentuk perhatian yang luar biasa:

​Asas Keadilan Sosial: Dengan menyertakan PPPK Paruh Waktu sebagai penerima THR, pemerintah daerah menunjukkan bahwa kontribusi setiap pegawai, sekecil apa pun jam kerjanya, tetap dihargai secara layak.

​- Penggerak Ekonomi Lokal: Cairnya THR bagi seluruh lini pegawai akan meningkatkan daya beli masyarakat Sumenep menjelang Lebaran, yang pada akhirnya memutar roda ekonomi di pasar-pasar tradisional dan UMKM lokal.

​- Kesejahteraan Mental Pegawai: Kepastian finansial di hari raya memberikan ketenangan batin bagi pegawai, yang secara tidak langsung akan meningkatkan loyalitas dan kinerja mereka setelah masa libur usai.

Sebuah Teladan bagi Daerah Lain

​Keputusan Bupati Sumenep untuk mengalokasikan APBD 2026 demi kesejahteraan PPPK Paruh Waktu adalah bukti nyata bahwa anggaran negara bisa dikelola dengan empati. 

Ini adalah pesan kuat bahwa "pembangunan" tidak melulu soal infrastruktur fisik, tetapi juga tentang memanusiakan para pelayan publiknya.

​Rasa senang yang tidak terkira dari para pegawai bukan hanya karena nominal yang diterima, melainkan karena mereka merasa dianggap dan diperhatikan. 

Semoga kebijakan ini menjadi berkah bagi semua dan menjadi pemantik semangat untuk membangun Sumenep yang lebih baik. [kay]

Komentar

Trending

Olimpiade Musim Dingin 2026 Ramai di Dunia, Indonesia Sibuk Bahas MBG

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Jurnal Pembelajaran PPG Modul 2 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai

Perbedaan Tanah di Bulan dan di Bumi

Antologi Puisi “Erosi Malam” (10)

Jurnal Pembelajaran Mendalam dan Asesmen 2.0 (Umum) dengan Topik Pendekatan Understanding by Design dalam Perencanaan Pembelajaran

Suara Mahasiswa, Teror Kritik Prabowo, dan Tragedi Anak NTT yang Terlupa

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Peringati Milad ke-31, Ponpes Annidhamiyah Pasean Gelar Doa Bersama dan Tahlil

Contoh Jurnal PPG Modul Pembelajaran Sosial Emosional, Topik Peran Guru Sebagai Teladan