SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan Menggandeng Wakil Ketua AKD Sumenep Berikan Pemahaman Demokrasi

sdn panaongan 3 kecamatan pasongsongan kabupaten sumenep
Kepala Desa Pasongsongan ketika memberikan sambutan tentang Proyek Penguatan Profil Pancasila di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya]

apoymadura.com -  SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberi pemahaman kepada siswanya mengenai isu-isu penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Salah satu ikhtiarnya dengan menghadirkan Wakil Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kabupaten Sumenep, Ahmad Saleh Harianto,S.Pt, untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang konsep dan pentingnya demokrasi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman dasar kepada siswa mengenai demokrasi, sebuah sistem pemerintahan yang melibatkan partisipasi aktif rakyat dalam pengambilan keputusan politik. 

Menurut Ahmad Saleh Harianto, pengenalan demokrasi sejak dini terutama usia Sekolah Dasar adalah hal yang sangat penting. 

"Demokrasi adalah hak dan kewajiban setiap warga negara, termasuk anak-anak. Mereka perlu dibekali pemahaman mengenai peran mereka dalam kehidupan berdemokrasi, supaya kelak bisa menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab," jelasnya di hadapan para siswa. 

Ia juga menerangkan, bahwa siswa-siswi sebagai generasi penerus harus memahami betapa pentingnya saling menghormati pendapat orang lain. Dan bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong dan keadilan sosial, sangat relevan dalam kehidupan demokratis.

sdn panaongan 3 kecamatan pasongsongan
Salah seorang siswa mendapat doorprize dari Wakil Ketua AKD Sumenep. [Foto: Surya]

Selaras dengan semangat Proyek Penguatan Profil Pancasila, Ian, panggilan akrab Ahmad Saleh Harianto, mengajak para siswa untuk mulai menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

“Sebagai pelajar, kalian harus mengedepankan sikap saling menghargai, menjaga persatuan di tengah perbedaan. Itulah esensi Pancasila yang harus kita jaga dan amalkan,” ungkapnya.

Dalam penutupannya, Ian berharap kegiatan ini bisa membentuk karakter para siswa untuk tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang  berjiwa Pancasilais. 

Ada tambahan sedikit. Sebelum memulai acara Proyek Penguatan Profil Pancasila, Ian menyantuni murid yatim yang ada di sekolah tersebut, dan memberikan doorprize kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan. [Surya]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Mitos Uang Bernomer 999

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1