Baksos Therapy Banyu Urip untuk Jember

MS Arifin, CEO Therapy Banyu Urip International (kiri) bersama Kepala Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari Jember. (Foto: Yant Kaiy) 

Jember - Bakti sosial (Baksos) merupakan salah satu cara CEO Therapy Banyu Urip International, MS Arifin untuk bisa berbagi terhadap masyarakat kecil. Yakni berbagi pengobatan gratis. Rabu (28/9/2022). 

Baksos kali ini diselenggarakan di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Komunitas Therapy Banyu Urip yang telah memilih desa kami sebagai tempat penyelenggaraan Baksos. Semoga pengobatan herbal ini bisa menyembuhkan keluhan berbagai macam penyakit warga kami," harap Kepala Desa (Kades) Tugusari, Haji Akhmat Khoiri, SH.

Sedangkan MS Arifin dalam sambutannya juga menyampaikan banyak terima kasih telah diberi tempat untuk melaksanakan Baksos. 

"Saya menegaskan sekali lagi, bahwa Baksos kami adalah murni pengobatan gratis. Tidak ada tujuan politik atau kepentingan lain," ucap MS Arifin di tengah-tengah warga yang ingin berobat. 

Dalam catatan salah seorang perangkat desa, bahwa pasien yang datang ada 50 orang. (Kay) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik