Pelita Subuh



Pentigraf: Yant Kaiy

Kemiskinan menyebabkan banyak hal yang dapat kuimpikan. Namun tak ada niat serakah supaya semua tercapai. Tuhan Maha Mendengar setiap kata hati dari seorang hamba.

Aku lebih damai dalam balutan hidup sederhana. Tapi orang-orang terdekat melemparku lebih jauh mengembara agar dua tiga pulau bisa ditempuh. Lebih-lebih istriku. Meski aku menyadarinya.

Memang ada banyak komentar agar aku bisa melepaskan cincin perkawinan kami. Biarlah waktu menjawabnya.[]

Pasongsongan. 10/2/2021







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara