Pelita Subuh



Pentigraf: Yant Kaiy

Kemiskinan menyebabkan banyak hal yang dapat kuimpikan. Namun tak ada niat serakah supaya semua tercapai. Tuhan Maha Mendengar setiap kata hati dari seorang hamba.

Aku lebih damai dalam balutan hidup sederhana. Tapi orang-orang terdekat melemparku lebih jauh mengembara agar dua tiga pulau bisa ditempuh. Lebih-lebih istriku. Meski aku menyadarinya.

Memang ada banyak komentar agar aku bisa melepaskan cincin perkawinan kami. Biarlah waktu menjawabnya.[]

Pasongsongan. 10/2/2021







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

SDN Prancak 2 Pasongsongan Gelar Istighosah Shonar Yalil untuk Tingkatkan Spiritual Siswa

Aksi Nyata Warga Sempong Barat: Bangun Jalan Pelosok Lewat Patungan Mandiri