Mobil Kesayangan


Pentigraf: Yant Kaiy
Debur bersama istrinya menghadiri resepsi pernikahan di kota. Mereka sebenarnya sibuk bekerja, tapi menghargai undangan teman lama yang bisnisnya banyak dan ribuan karyawan bekerja di perusahaannya. Anaknya mendapat jodoh orang luar negeri. Otomatis yang menghadiri pesta perkawinan adalah  mereka para pengusaha.

Deretan mobil terbaru dengan harga menjulang tinggi berjejer di tempat parkir. Hanya mobil yang dikendarai Debur paling jelek. Tapi ia dan istrinya tidak gengsi, apalagi sampai rendah hati. Tak ada kamus malu di batinnya.

Tonah dengan teman masa kecilnya ditegur, kenapa Debur tidak beli mobil baru? Padahal ia mampu. Tonah menjawab: “Kami bisa beli bis, truk karena mobil butut ini, teman. Kami mampu membangun rumah untuk anak-anak, beli tanah, punya pabrik berskala internasional, semuanya gara-gara mobil tua ini.”

Pasongsongan, 19/3/2020


Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Observasi Karakter Pancasila di SDN Padangdangan 2

SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Siap Berlaga di Olimpiade PAI Jawa Timur

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III