Berikut Redaksi apoymadura.com akan menyajikan soal-soal dan kunci jawaban Bahasa Madura Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap untuk tingkat SD kelas 2.
Sudiono Akhmad Rofik. [sh] PASURUAN – Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan yang beralamat di Dusun Pananggungan RT.06/RW.23, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, terus jadi tujuan masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan alternatif. Hampir tiap hari, tempat terapi ini selalu didatangi pasien dari berbagai wilayah untuk berobat. Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan dikenal menerapkan metode Therapy Banyu Urip sebagai teknik utama dalam membantu penyembuhan berbagai keluhan kesehatan. Selain itu, tempat ini juga mengombinasikan beberapa teknik pengobatan alternatif lainnya guna menunjang proses terapi dan memberikan hasil yang optimal bagi para pasien. Sudiono Akhmad Rofik, selaku terapis sekaligus pimpinan Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan, merupakan terapis yang telah dipercaya sebagai Ketua DPC PAP3I (Perkumpulan Antar Para Pemijat Penyehatan Indonesia) Kabupaten Pasuruan. Peran tersebut makin menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap kompetensi dan pengal...
SUMENEP – Sebanyak 18 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep sukses melaksanakan program kerja sosialisasi di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah guna menjaga kesejahteraan psikologis para siswa. Rabu (7/1/2026). Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mengusung tema spesifik: "Sosialisasi Bullying dengan Tema: Dampak Bullying terhadap Kesehatan Mental Siswa di Lingkungan Sekolah." Hendra, selaku Humas KKN Unija, menjelaskan bahwa pemilihan tema ini didasari oleh kekhawatiran terhadap maraknya kasus perundungan yang bisa menghambat perkembangan mental anak. "Kami ingin memberikan pemahaman kepada adik-adik bahwa tindakan bullying bukan sekadar candaan, melainkan memiliki dampak serius pada kesehatan mental korbannya. Kami berharap sekolah jadi tempat yang aman dan nyaman bagi siapa pun," ujar Hendra. Inisiatif para mahasiswa ini mendapatkan apre...
Kades Pasongsongan. [k4y] SUMENEP – Objek vital Sumber Agung di Dusun Pakotan kembali membutuhkan perhatian serius. Setelah sukses direvitalisasi beberapa tahun lalu melalui inisiatif Komunitas Pemuda Pakotan Pecinta Lingkungan (KP3L) dengan dukungan dana pribadi Kepala Desa Pasongsongan, Ahmad Saleh Harianto, S.Pt., kini kondisi sumber air tersebut kembali memprihatinkan akibat dampak cuaca. Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini menyebabkan sampah terbawa aliran air hujan dan masuk ke dalam area Sumber Agung. Kondisi ini membuat malas warga yang hendak mandi dan mencuci pakaian.di Sumber Agung. Sebagaimana diketahui, beberapa tahun lalu Pak Ian (sapaan akrab Kades Pasongsongan) menunjukkan komitmen luar biasa dengan menggelontorkan dana pribadi untuk membantu KP3L dalam tahap pertama peremajaan. Langkah tersebut sempat membuat Sumber Agung jadi sangat bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat luas. Namun, faktor alam dan posisi geografis membuat material sampah ...
Giat Bersase SDN Padangdangan 2. [sh] SUMENEP – Mengawali kegiatan di awal masuk sekolah, SDN Padangdangan 2 Kecamatan Pasongsongan kembali menghidupkan rutinitas positif melalui program Bersase (Bersih Sampah Sekolah). Sabtu (3/1/2026). Kegiatan yang dilaksanakan tiap hari Sabtu ini jadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan belajar. Kegiatan Bersase kali ini terasa berbeda karena merupakan aksi perdana setelah para siswa dan guru menjalani masa libur panjang. Kondisi halaman sekolah yang dipenuhi dedaunan kering berserakan jadi target utama dalam aksi bersih-bersih tersebut. Semangat Baru dengan Kehadiran Guru Tambahan Salah seorang guru honorer SDN Padangdangan 2, Zainudin, S.Pd, menjelaskan bahwa program Bersase bukan sekadar rutinitas membersihkan lingkungan, melainkan upaya membentuk karakter peduli lingkungan bagi para siswa. "Bersase kali ini adalah yang perdana dilaksanakan setelah masa libur panjang. Otomatis sampah dedaunan banyak...
Banyak orang belum menyadari bahwa alam seringkali menyediakan jawaban atas masalah kesehatan yang kita hadapi. Salah satu temuan luar biasa yang telah teruji waktu adalah Air Usada Pamungkas , produk unggulan dari PT Bintang Banyu Urip Yogyakarta . Dikenal sebagai "Air Seribu Manfaat", Usada Pamungkas hadir sebagai solusi alami bagi Anda yang ingin menjaga imunitas tubuh maupun bagi mereka yang sedang berjuang melawan berbagai penyakit, mulai dari gangguan ringan hingga penyakit menahun yang sulit disembuhkan. Mengapa Memilih Air Usada Pamungkas? Air Usada Pamungkas bukan sekadar air biasa. Kekuatannya dalam membantu proses pemulihan kesehatan telah dibuktikan oleh banyak orang. Produk ini bekerja secara mendalam untuk membantu metabolisme tubuh dan merontokkan berbagai racun serta penyakit dari dalam. Ragam Manfaat untuk Kesehatan Anda: Untuk memudahkan Anda, berikut adalah klasifikasi manfaat hebat dari Air Usada Pamungkas: 1. Penyakit Kronis & Organ Vita...
Panggung Dangdut Akademi 7 (DA7) Indosiar bukan sekadar ajang adu vokal. Ia menjelma jadi ruang harapan, tempat mimpi-mimpi tumbuh dan kerja keras menemukan panggungnya. Tahun ini, sorotan publik menguat ketika dua sosok berdarah Madura berhasil menembus babak tiga besar: April, duta Cirebon dengan garis ibu dari Sampang yang dinobatkan sebagai juara ketiga, serta Valen asal Pamekasan yang sukses menduduki peringkat kedua. Capaian ini bukan hanya prestasi personal, melainkan kebanggaan kultural yang menegaskan daya saing talenta daerah di level nasional. April dan Valen hadir dengan karakter vokal dan penampilan yang kuat. Mereka membawa identitas, ketekunan, dan konsistensi—tiga hal yang sering jadi penentu di panggung kompetisi. April, dengan latar Cirebon dan akar Sampang, menunjukkan bagaimana keberagaman identitas justru memperkaya ekspresi seni. Sementara Valen dari Pamekasan tampil solid, matang, dan berani, mengokohkan posisinya sebagai salah satu biduan terbaik musim...
Berikut redaksi apoymadura.com akan menyajikan contoh pidato yang bagus untuk lomba pidato bagi santriwati. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Yang kami hormati Pengasuh Pondok Pesantren Annidhamiyah. Yang terhormat dewan juri, para ustadz dan ustadzah serta teman-teman santriwati yang saya banggakan. Pertama saya panjatkan Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan nikmat sehat. Kedua shalawat dan salam ke baginda Rasulullah SAW, nabi akhir zaman. Hari ini, izinkan saya bercerita tentang sebuah perjalanan, perjalanan yang dimulai dengan air mata, tetapi dirajut dengan harapan. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Pondok Pesantren Annidhamiyah, hati saya hancur. Bayangan wajah ayah dan ibu yang memeluk erat, suara adik kecil yang bertanya, "Kakak, kapan pulang?" - semua itu seperti pisau yang mengiris hati. Malam-malam awal di sini, saya menangis dalam diam, merindukan dekapan hangat keluarga, makanan buatan ibu, bahkan keributan ke...
Ang Juang dengan latar Sumber Agung. [sh] SUMENEP – Kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan mulai tumbuh subur di kalangan generasi muda di Dusun Pakotan, Desa Pasongsongan. Kamis (18/12/2015). Sekelompok pemuda secara resmi membentuk Komunitas Pemuda Pakotan Pencinta Lingkungan (KP3L) sebagai wadah aksi nyata menjaga ekosistem desa. Fokus utama gerakan KP3L saat ini adalah penyelamatan Sumber Agung, sebuah mata air peninggalan yang jadi urat nadi kehidupan masyarakat sekitar untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Kondisi yang Memprihatinkan Meski sebelumnya sempat mendapatkan perhatian dan renovasi hingga menuai apresiasi dari berbagai pihak, kondisi Sumber Agung kini kian mengkhawatirkan. Endapan material menjadi masalah utama yang mengancam fungsi pemandian umum tersebut. Ang Juang, salah satu pengurus KP3L, mengungkapkan bahwa tanpa perawatan yang berkelanjutan, sarana publik ini terancam tidak bisa digunakan secara maksimal oleh warga. "Sumber Agung sempat ...
Guru dan staf SDN Padangdangan 1. [k4y] SUMENEP -- Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, saat menggelar acara lepas pisah bagi tiga guru berdedikasi. Selasa (13/1/2026). Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah dihadiri seluruh jajaran guru dan staf sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka. Ketiga guru yang dilepas itu adalah Zainal Arifin, Ahmad Sarkawi, dan Pak Muji. Zainal Arifin dan Ahmad Sarkawi melanjutkan tugas di sekolah baru dengan status guru PPPK Paruh Waktu. Sementara Pak Muji resmi mengakhiri masa baktinya dan memasuki masa purna tugas. Yudi Harianto (kiri) Kepala SDN Padangdangan 1, Matrasit, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras dan loyalitas yang telah diberikan ketiganya bagi kemajuan sekolah. "Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan oleh ketiga teman sejawat kami. Semoga mereka selalu sukses dan bahagia di tempat ...
Opini: Yant Kaiy Suatu waktu saya kedatangan teman lama yang jarang bersua karena ia bekerja di daerah Kalimantan Tengah. Ia menceritakan tentang kesuksesannya sehingga memiliki mobil pribadi dan membeli rumah berharga ratusan juta rupiah. Ia juga memiliki usaha bergerak di bidang kuliner dan toko serba ada. Sedangkan anak-anaknya ada yang kuliah di luar negeri. Ia juga sudah menunaikan ibadah haji ke tanah suci sebagai rukun Islam kelima bersama istrinya. Perubahan gaya hidupnya luar biasa, sebab saya tahu kalau ia dulu dari keluarga tidak mampu. Orang tuanya bekerja kuli bangunan. Lalu saya tanyakan penyebab ia menjadi kaya. Ia membisikkan tentang uang kertas yang ada di dompetnya. Menurutnya, gara-gara ia punya uang seratus ribu rupiah bernomer seri 999 belakangnya, rejekinya mengalir begitu deras. Saya pun jadi penasaran. Sahabat saya bercerita kalau ada lelaki tua memberi tahu, kalau rejekinya ingin lancar, ia disuruh mencari uang bernomer seri 999....
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung. Terima kasih.