Amazing‼️ SDN Panaongan III Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi

Sdn Panaongan 3 kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep
Abu Supyan, M.Pd., Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan sebagai pembina upacara. [Foto: Surya]

SUMENEP - SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, kembali membuktikan bahwa lokasi terpencil bukan halangan untuk berprestasi. 

Upacara bendera pada Senin, 14 April 2025, jadi momen istimewa karena dihadiri Abu Supyan, M.Pd., Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan sebagai pembina upacara. 

Kehadirannya memicu semangat siswa dan guru, menunjukkan bahwa semangat juang tak terbatas oleh geografi.

Upacara berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera yang tertib dan amanat yang menginspirasi. 

Abu Supyan memuji kedisiplinan sekolah ini dan menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh lokasi. 

“Saya terharu. Saya tidak menyangka, SDN Panaongan 3 yang berada di pinggiran desa mampu melaksanakan upacara dengan tertib dan penuh semangat. Ini bukti bahwa kualitas tidak selalu ditentukan oleh lokasi,” ujar Abu Supyan

Ia mendorong siswa untuk percaya diri dan berprestasi, mengingat sekolah ini telah mencatatkan prestasi di berbagai lomba seperti OSN, FTBI, ISCO PEDIYAH, dan Kids Atletik.

Selain itu, Abu Supyan menyoroti kendaraan roda tiga hasil swadaya masyarakat dan alumni sebagai bukti gotong royong untuk mendukung kegiatan sekolah.

“Ini bukti nyata gotong royong. Kendaraan ini harus benar-benar digunakan untuk mendukung kegiatan siswa. Misalnya mengangkut alat-alat untuk kegiatan lomba, atau membantu siswa yang kesulitan transportasi,” pesan Abu Supyan.

Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd., berterima kasih atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen sekolah untuk melibatkan masyarakat dalam program pendidikan. 

“Kami menyadari, keberhasilan pendidikan di desa ini tidak hanya mengandalkan guru dan sekolah. Kami cukup terbantu oleh dukungan dari masyarakat, alumni, dan pemerintah desa. Dan kehadiran Bapak Pengawas hari ini memperkuat komitmen kami untuk terus bergerak maju,” ungkap Agus Sugianto. 

Usai upacara, diskusi antara pengawas dan guru membahas rencana peningkatan literasi, pembinaan lomba akademik, serta penguatan karakter siswa.

Momen ini mencerminkan kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pendidikan berkualitas. 

SDN Panaongan 3, meski sederhana, terus menanamkan keyakinan bahwa dari desa pun bisa lahir generasi tangguh. [Surya]

Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung. Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤