Antologi Puisi “Erosi Malam” (2)



Puisi Karya Yant Kaiy

Masihkah Kau di Sana

buat sahabatku sarlinda rini liem

 

rindu yang menyiram jiwa

menggalau pikiranku

tutur katamu masih akrab kemarin

bersama pagi bermandikan embun

penuh dengan darah

keraguan menetaskan tangis

masihkah kau di sana?

Sumenep, 02/01/93

 

Doa Menjelang Tidur

semestinya mata terpejam

malam ini bergunungkan lara

terpapar doa menampar kegelapan

mayapada

dari mulutku hampir penat

suara-suara makhluk mengiringi

mimpi tak bertepi:

malapetaka di bumi flores.

Sumenep, 02/01/93

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

Ijazah Jokowi Tak Kunjung Ditunjukkan, Cinta Rakyat Berubah Jadi Kekecewaan

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna