Antologi Puisi “Erosi Malam” (14)



Puisi Karya Yant Kaiy

Langkah Diri

senja berkabut

di horizon barat tampak bias jingga

menghiasi panorama alam

terpatri kesejukan hakiki

mengapuri kisi-kisi jendela rumahku

menembus syak di kalbu

dituntun langkah menyusuri galau

merenda kabut jadi sahabat pengembaraan.

Sumenep, 26/01/95

 

Erosi Galau

susut galau malam ini

halimun mengabari lubang hidupku

terhampar hasrat mulia

menantang kegetiran

penakluk angan tak tentu rimba

 

kutengadahkan wajah pasi

menanti sebuah kepastian ternatal

di antara menggunung resah

mencambuki jiwa tak kuasa

hanyalah buih impian menggebu

seiring hati menjerit seorang diri

menggali perut rintangan

kulepaskan beban hidup sebisanya.

Sumenep, 27/01/93

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung