Antologi Puisi “Erosi Malam” (13)



Puisi Karya Yant Kaiy

Jalan Tak Pasti

tubuh beringaut menyebarkan lamunan

rerumputan mengukir langkahku

asap knal pot memerihkan bol amata

bau busuk menikam lubang hi dungku

oleng tertampar badai biduk yang kukemudi

menanti kepastian kureguk dengan damai.

Sumenep, 22/01/93

 

Kesendirian Menyusuri Senja

menjingga angan tak bertepí

terperosok menantang badai kebimbangan

vignet diri mengapuri senja

kusongsong beraneka kekurangan

terjerembab di lingkup kesepian raga

melebam halusinasi

menegang keresahan di seluruh bulu tubuh

terbakar, berkobar api kebersemangatan.

Sumenep, 26/01/93

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung

Mitos Uang Bernomer 999

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya