Antologi Puisi “Erosi Malam” (11)



Puisi Karya Yant Kaiy

Renungan Januari

hidup sementara yang kumiliki

auskan kesombongan mengeram

basahi sekujur raga dengan air mata

kesadaranku membuncah tanpa halusinasi

merenungkan nasib diri

yang seakan tiada arti lagi.

Sumenep, 20/01/93

 

Lemah Urat Saraf

kutinggalkan sejenak segala problema

menggerogoti tubuh tak berdaya

mesin ketikku tak berbicara lagi

lantaran malamku terkuras

mengering di pembaringan musim

halimun pun menyergapku

menghalau mimpi.

Sumenep, 21/01/93

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Cahaya Adab di Bawah Langit SDN Padangdangan 1 Pasongsongan