Antologi Puisi “Bahtera Janji Dusta” (9)



Karya: Yant Kaiy

In Memorian Guru (1)

air mata yang mengalir

bukan pertanda kasih akan berakhir

segala jasamu

segala kebajikan

segala ketulusanmu

segala kesetiaanmu

segala pengorbananmu

segala perjuangarmu

segala cinta kasihmu

senantiasa dalam kenangan kami, guru.

Pasongsongan, 25/01/92

 

In Memoriam Guru (2)

air mata yang mengalir

bukan berarti duka menbanjir

melainkan dahaga akan ilmumu

yang kau tebar ke sekujur raga

jadi: tulang... daging

dan darah kami

telah penuh cita-cita muliamu, guru.

Pasongsongan, 25/01/92 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1