Sutoyo: Bapak Pembangunan Desa Pasongsongan

Sutoyo (kiri) bersama Yant Kaiy dari apoymadura.com.


Apoymadura, Sumenep – Nama Sutoyo sudah tidak asing lagi bagi warga Desa Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Bahkan sebagian masyarakat di luar Pasongsongan juga mengenalnya sebagai “Bapak Pembangunan Desa Pasongsongan”. Hal ini karena lelaki berusia lebih 50 tahun dan keluarganya berani menempati rumah yang jauh dari rumah warga sekitar.

 “Jarak terdekat dari rumah warga dengan rumah saya kurang lebih 1 kilometer. Kalau dari rumah saya ke arah barat dan timur tidak ada rumah sama sekali. Saya tinggal di tempat ini sudah lebih 47 tahun. Sedangkan kedalaman sumur di sini 51 meter. Walau musim kemarau panjang airnya tidak kering,” terang Sutoyo di rumahnya, Dusun Sempong Barat. Rabu (23/9/2020).

Ia menambahkan, dirinya tinggal bersama istri dan anaknya yang sudah menikahi gadis dari Desa Sodara Kecamatan Pasongsongan.

“Alhamdulillah tahun kemarin ada rumah yang lebih dekat dari rumah saya dibangun. Jaraknya tidak kurang dari 900 meter. Saya yakin pada tahun berikutnya akan ada rumah dibangun lagi di dekat saya,” tandasnya meniscaya. (Yant Kaiy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Cahaya Adab di Bawah Langit SDN Padangdangan 1 Pasongsongan