Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mendeteksi Gejolak Seksual pada Anak (Bagian II dari 4 Tulisan)


Artikel Keluarga: Yant Kaiy

Dalam masa fase ini, lelaki maupun perempuan seksualitasnya belum berkembang secara normal. Tetapi bagi anak, sesudah melewati masa steoritisme, maka objek yang gandrung menjadi perhatiannya adalah sang ibunda. Periode ini disebut oedipus kompleks atau oedipus tyranos (bermula dari mitologi Yunani hingga kini terus berkembang).

Konon, menurut dongeng Yunani kuno,Oedipus membunuh ayahnya yang ia anggap sebagai pesaing, lalu ia menikahi ibunya.

Ringkasnya, gejolak seksual anak lelaki terhadap ibunya dan perempuan terhadap ayahnya, yang menganggap sebagai saingan dalam mendapatkan perhatian penuh dari orang tuanya.

Pada periode inilah, antara anak lelaki dan perempuan terjadi persaingan tersembunyi perihal keberadaan alat kemaluan mereka. Fase ini disebut fase phalis. Pada masa ini, terjadi sikap permusuhan dari rasa kurang puas, biasanya disebut sebagai tahap katarsi.

Meliputi fantasi berdasarkan perbedaan anatomis, lelaki maupun wanita. Bagi anak pria, akan merasa terancam, jangan-jangan penisnya hilang atau dikebiri. Sedangkan bagi anak perempuan, muncul rasa iri terhadap saudaranya yang pria, karena memiliki penis, merasa mengalami nasib malang karena alat kelaminnya tidak menonjol.[]