Kuikhlaskan Kau Pergi



Kuikhlaskan Kau Pergi

Puisi: Yant Kaiy

 

sosokmu masih melekat di kelopak mataku

getarkan asmara tempo dulu

dan nostalgia kita berdua telah pupus malam ini

merenda kepekatan malam hanya berangan-angan

tak tentu rimba sama sekali di hati

menyaksikan dirimu termilik keserakahan belaka

aku tak kuasa menantang badai kenyataan

kendati asa mengopeni keterpesonaan

 

gebyar malam pelepasan semua masa lalu kita berdua

seakan kau menikamku tanpa ampun

hingga kuterjungkal mengingatmu dalam fikiran

resah berkepanjangan

yang mungkin bagimu tak berarti apa-apa, atau

kau memang sengaja menari

kebahagiaanmu di depanku yang merana?

 

kasihku, mendengarkah engkau tangisku?

di sini kuseorang diri dalam ilusi pengembaraan

kuharap kau tak menghinanya meski

kubegini

kutetap merelakanmu jauh dari sisiku

 

hingga kita sama sama melupakan semuanya

tanpa bekas lagi.

 

Madura, 11/11/92

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Cahaya Adab di Bawah Langit SDN Padangdangan 1 Pasongsongan