Therapy Banyu Urip Pasongsongan

MS. Arifin (kanan) bersama rekannya
Apoymadura, Sumenep – Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep akan menjadi pusat kedua Therapy Banyu Urip International di Madura setelah Yogyakarta. Rencana itu telah diprogram sekian lama oleh CEO Therapy Banyu Urip International, MS. Arifin. Tinggal menunggu selesainya renovasi gedung yang berada di Jalan Kiai Abubakar Sidik Pasongsongan-Sumenep, tepatnya di depan Bank Jatim.

Antusias masyarakat dalam menyambut akan dibukanya pengobatan alternatif sungguh luar biasa. Ini terbukti banyaknya pertanyaan yang masuk ke akun resmi sosial media Therapy Banyu Urip.

“Pembukaan pengobatan itu tidak akan lama lagi, paling lambat akhir 2020. Khusus untuk wilayah Pasongsongan, kami akan menggratiskan pengobatan pada Jum’at, Sabtu dan Minggu,” terang MS. Arifin kepada apoymadura.com via sambungan telepon dari Yogyakarta. Kamis (9/7/2020).



Baginya, Desa Pasongsongan sebagai tempat berbagi kepada sesama yang kurang mampu, karena daerah ini tumpah darahnya.


“Kalau di Yogyakarta dan beberapa cabang Therapy Banyu Urip pasien tidak dipungut biaya khusus Sabtu dan Minggu, special di Pasongsongan ada penambahan pada Jum’at. Kita tahu, kalau Jum’at hari mulia bagi kaum muslim. Biasanya orang-orang di Pasongsongan pada Jum’at banyak yang bersedekah. Maka kami juga akan melakukan kegiatan sosial,” tandasnya meniscaya. (Yant Kaiy)


LihatTutupKomentar