Mengenal Seniman Akhmad Jasimul Ahyak

Akhmad Jasimul Ahyak (Foto: apoymadura.com)

Catatan: Yant Kaiy
Warga Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura sudah mengenal Akhmad Jasimul Ahyak sebagai seniman kontemporer. Ia mengawali karier seninya sebagai perupa.

Kami saling mengenal sejak di bangku SMAN 1 Ambunten Kabupaten Sumenep. Setelah lulus SMA, saya menggeluti dunia sastra, sedangkan Akhmad Jasimul Akhyak menggeluti seni lukis. Kami berbeda arah tapi satu jurusan.

Saat ini, disamping kesibukannya mengajar di Madrasah Aliyah Itmamunnajah Pasongsongan dan menulis di apoymadura.com, beliau juga disibukkan undangan melukis dinding sekolah dan taman baca di beberapa kantor pemerintah dan swasta. Beliau juga kerapkali diminta membuat taman pada rumah-rumah pribadi dengan tidak meletakkan tarif terlalu tinggi.

Baginya jadi perupa adalah bagian melatih mental sabar dan bersyukur terhadap Ilahi atas bakat yang diberikan kepada dirinya. Kalaupun dia mau bayaran mahal tentu itu amat mudah. Tapi batinnya selalu berontak. Maka dia lebih memilih tarif bersahabat tapi costumer merasa puas dengan hasil kreativitasnya.

Di masa liburan sekolah saat ini, Jasimul (panggilan akrabnya) ramai dengan job melukis dinding ruang kelas. Setelah selesai SDN Pasongsongan I, kini giliran SDN Pasongsongan IV yang ia garap.  Barangkali dengan lukisan dinding penuh edukatif karyanya, peserta didik menjadi bergairah lagi dalam menimba ilmu.

Koleksi Puisi
Disamping mengoleksi lukisan karyanya yang terpajang rapi di kediamannya Dusun Lebak Desa/Kecamatan Pasongsongan-Sumenep, Akmad Jasimul Ahyak acapkali menuangkan koleksi puisinya yang dipublikasikan oleh apoymadura.com. Totalitasnya dalam berkarya sangat menakjubkan. Tak terbersit dalam hatinya untuk mencari popularitas atau materi.

Maka tidak heran kalau ia sering dipercaya menjadi ketua panitia di beberapa event kesenian di Sumenep. Jasimul juga mempunyai jaringan (komunitas) sangat luas dalam kegiatan seni.

Potret kehidupan menjadi tema yang sangat disukainya dalam menuangkan karya-karyanya. Terlihat jelas kreativitas Jasimul dalam karya-karya puisinya.[]


Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"