Menjelang Maut

Pentigraf: Yant Kaiy Ketika mereka berbondong-bondong menghunus pedangnya, mendatangi rumah kami di perkampungan asri nan damai, kami me...
MS.Arifin (tengah) dan Pasien. (Foto: Yant Kaiy) “Alhamdulillah, pasien kami tidak hanya dari Kabupaten Sumenep, tapi ada dari Pamekasan d...

Wawancara

Pentigraf: Yant Kaiy Sudah beribu orang aku wawancarai didalam mengungkap fakta pada peristiwa demi peristiwa. Menguraikan bait kalimat ...
Pentigraf: Yant Kaiy Dia sesungguhnya tahu arti kata sakit hati. Derita akan senantiasa menyiksa batin. Bahkan kalau parah akan mengakib...

Luka Membusuk

Pentigraf: Yant Kaiy Kenangan cinta bersamanya terlukis indah. Manis lebih dari gula pasir. Kami reguk setiap tetesan peluh ranjang peng...
Pentigraf: Yant Kaiy Namanya sudah masyhur diantara bintang demi bintang. Pergaulannya kaum hedonisme; pemuja dunia dan kesenangan sesaa...
Kades Pasongsongan, AS. Harianto bersama keluarga. (Foto: Yant Kaiy) Apoymadura, Sumenep – Kepala Desa Pasongsongan, AS.Harianto sangat te...
MS.Arifin memberikan santunan anak yatim. (Foto: Yant Kaiy) Apoymadura, Sumenep – Tiada hari tanpa beramal, kira-kira demikian yang dilaku...
Ahmad Samhaji tampak berbaring. (Foto: Yant Kaiy) Apoymadura, Sumenep – Nasib naas menimpa Kepala Dusun (Kadus) Pakotan Desa/Kecamatan Pas...

Sederhana

Pentigraf: Yant Kaiy Aku mengaguminya karena pada dirinya melekat banyak kesederhanaan. Bukan dia tidak mampu membeli baju mahal seperti...
Catatan: Yant Kaiy Segala cara saya lakukan demi mendapatkan biaya penerbitan novel. Saya sudah mempersiapkan mental untuk ditolak.   No...