Sadar Dosa

  Sadar Dosa Puisi: Yant Kaiy   sekian lama aku mengabaikan perintahnya menjelang subuh raga terjaga segera kubasuh muka, berwudhu...

Kembang Jagung

  Kembang Jagung Puisi: Yant Kaiy   saling menumpahkan butiran kecewa memang mengasyikkan banyak teman penaku, juga sahabat kecilk...

Sabtu tak Kelabu

  Sabtu tak Kelabu Puisi: Yant Kaiy   Sabtu malam hati kita bersuka ria menyaksikan televisi; menyaksikan keberadaan kita ibunda t...

Perasaan Cinta

  Perasaan Cinta Puisi: Yant Kaiy Rasa cinta tak selamanya dapat dimiliki tiap insan. Benci selalu ada di sanubari. Marah selalu ada di ...

Pengecut

  Pengecut Puisi: Yant Kaiy   berlagak dirinyalah yang paling baik, super bijak di mata mereka berkoar-koar di tengah kerumunan um...
  Minggu Berbunga-bunga (Buat S. Yohana) Puisi: Yant Kaiy   sekian lama kita tak pernah merasakan ada hembusan halimun seperti har...

Bimbang

  Bimbang Puisi: Yant Kaiy   kusimpan segala derita begitu erat tak ingin kumelepasnya, kenangan pahit tak mau tercurah pada sesam...

Mata Hati

  Mata Hati Puisi: Yant Kaiy   senandung derita lewat musik hidup nuansa hari cerah menentramkan peluh terus mengalir tanpa haru...

Ujung Penantian

  Ujung Penantian Puisi: Yant Kaiy   cukup penat raga terasa di lingkup penantian makan-minum tak kuhiraukan, atau seringkali tidu...

Sumpahku II

  Sumpahku II Puisi: Yant Kaiy   kuakui diri ini lemah segala-galanya hanya bisa merenda kata demi kata yang lin tidak kalaupu...

Sumpahku I

  Sumpahku I Puisi: Yant Kaiy   dalam kalbuku bergelora untuk menumbangkan segala kebencian terhadap karya sastraku   dalam ...