Ujung Penantian
Ujung Penantian
Puisi: Yant Kaiy
cukup penat raga terasa di lingkup penantian
makan-minum tak kuhiraukan, atau
seringkali tidur pun tidak nyenyak melamunkannya
barangkali jadi kenyataan amat menyejukkan hati
sehingga mengikis derita menyiksa, mendera
kadang kuenggan mengisahkan hal ini
sebab kerja menghabiskan segenap waktu
seolah kantukku sirna
banyak orang bijak bilang; menanti
suatu perbuatan menjengkelkan
waktu sedetik tak ubahnya satu tahun
pasti, kecewa tak dapat terhindarkan
jika kenyataan tak seiring harapan.
Madura, 25/11/92

