Kembang Jagung
Kembang Jagung
Puisi: Yant Kaiy
saling menumpahkan butiran kecewa
memang mengasyikkan
banyak teman penaku, juga sahabat kecilku
menghidangkan menu sedih, pedih
derita tak tentu rimba
kukian terpesona saja sembari merenungi kisahnya
tidak acuhkan lagi hujan mengguyur kegelisahan
sebab kembang jagung di belakang rumah
tetap mengundang kumbang
tersiram embun semalam tanpa kerinduan
terlebih perasaanku tetap mencintainya
walau ia pernah melukaiku dengan kukunya.
Madura, 26/11/92

