Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara
Pemangku kebijakan publik Indonesia pada 2026 katanya sedang sibuk bekerja. Tapi bukan bekerja menaikkan kesejahteraan. Lebih sibuk merapikan kata-kata di depan kamera televisi. Sambil lupa melihat angka di slip gaji. Rp 300 ribu. Untuk tenaga kesehatan dan guru honorer. Negara tersenyum. Dompet mereka menangis. Para pengabdi ini sudah lama jadi tulang punggung. Bukan lima tahun. Ada yang dua puluh tahun lebih. Mengajar anak bangsa. Merawat orang sakit. Tapi tetap diperlakukan seperti relawan acara tujuhbelasan. Peroleh ucapan terima kasih. Bonusnya foto bersama. Soal hidup? Urusan nanti. Urusan Tuhan. Ironisnya, negara pandai bicara soal masa depan. Soal kemakmuran. Soal SDM unggul. Tapi lupa mengisi perut para penjaganya. Gaji Rp 300 ribu dianggap wajar. Mungkin karena pengabdian dinilai pakai doa. Bukan rupiah. Di negeri ini, pengorbanan memang mahal. Yang murah justru penghargaannya. [kay]