Postingan

Menampilkan postingan dengan label Utama

"Jumat Berkah”, Program Keagamaan yang Tingkatkan Spiritualitas di SDN Pasongsongan

Gambar
Kegiatan rutin keagamaan SDN Pasongsongan 5. [sh] SUMENEP — SDN Pasongsongan 5, Kecamatan Pasongsongan, terus menghadirkan suasana religius melalui program rutin bertajuk "Jumat Berkah”. Jumat (28/11/2025).  Kegiatan ini jadi salah satu agenda pembiasaan keagamaan yang dilaksanakan tiap hari  dengan melibatkan seluruh siswa, guru, serta staf sekolah.  Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai spiritual dan memperkuat karakter peserta didik melalui kegiatan ibadah bersama. Dalam pelaksanaannya, “Jumat Berkah” diisi dengan rangkaian aktivitas seperti membaca surah Yasin, doa bersama, serta kajian keagamaan singkat yang dipandu oleh guru pendidikan agama Islam.  Kegiatan ini juga jadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarwarga sekolah sekaligus menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.  Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan selalu mewarnai setiap pelaksanaannya. Kepala SDN Pasongsongan 5, Mufida, menyampaikan bahwa program ini membawa dampak posi...

Program BIAS Difteri di SDN Panaongan 3 Berlangsung Lancar dan Edukatif

Gambar
Program BIAS di SDN Pandangan 3. [sh] SUMENEP — Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang berfokus pada imunisasi difteri digelar di SDN Panaongan 3 Kecamatan Pasongsongan. Kamis (27/11/2025).  Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara pihak sekolah dan Puskesmas Pasongsongan yang mengirimkan dua tenaga medis, yakni Bidan Dian Murti Ningrum dan Siti Zakiyah.  Mereka disambut hangat Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto.  "Imunisasi ini diperuntukkan bagi siswa kelas 1, 2, dan 5 yang sejak pagi telah diarahkan guru untuk antre dengan tertib," terang Agus Sugianto.  Beragam ekspresi siswa terlihat, mulai dari yang percaya diri hingga yang tegang dan mencoba bersembunyi.  Meski tangis beberapa anak sempat mewarnai suasana, proses imunisasi tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh pendampingan profesional dari tenaga medis serta dukungan guru dan orang tua. Di sela kegiatan, Agus Sugianto menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan pusk...

SDN Soddara 1 Sukses Gelar Program BIAS 2025, Fokus pada Vaksin Difteri

Gambar
BIAS di SDN Soddara 1. [sh] SUMENEP — Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali dilaksanakan di SDN Soddara 1 Kecamatan Pasongsongan pada Jumat, (28/11/2025), dengan fokus pemberian vaksin Difteri kepada siswa kelas 1 dan 2.  Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin Bidan Desa, Ibu Dian dari Puskesmas Pasongsongan.  Para siswa tampak antusias dan saling menyemangati saat mengikuti proses vaksinasi yang berlangsung di ruang kelas. Guru-guru, staf sekolah, serta para orang tua turut berperan aktif mendampingi jalannya kegiatan.  Mereka membantu menenangkan siswa, mengatur administrasi, dan memastikan alur vaksinasi berjalan tertib.  Sarkawi, S.Pd, Kepala SDN Soddara 1, menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Pasongsongan dan Bidan Desa atas kerja sama yang telah terjalin, serta berharap kolaborasi tersebut makin kuat dalam berbagai program kesehatan. “Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang selama ini terjalin, khususnya kepada Bidan Desa y...

Kegiatan Keagamaan Hari Jumat di SDN Soddara 2 Pasongsongan Perkuat Pembiasaan Ibadah Siswa

Gambar
Bambang Sutrisno (3 dari kiri) bersama murid dan guru. [sh] SUMENEP — Kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat di SDN Soddara 2, Kecamatan Pasongsongan, kembali berlangsung penuh khidmat. Jumat (28/11/2025).  Seluruh peserta didik mengikuti rangkaian pembiasaan ibadah yang sudah jadi budaya sekolah, yaitu membaca Surah Yasin dan melaksanakan shalat dhuha berjamaah. Kepala SDN Soddara 2, Bambang Sutrisno,  menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sekolah dalam menanamkan nilai religius sekaligus membiasakan siswa untuk dekat dengan praktik ibadah sehari-hari.  “Setiap hari Jumat, kegiatan siswa adalah membaca Yasin dan shalat dhuha bersama. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak terbiasa menjalankan amalan ibadah sejak dini,” ujarnya. Kegiatan keagamaan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan spiritualitas siswa, tapi juga mendorong terbentuknya karakter disiplin, kebersamaan, dan suasana sekolah yang lebih religius.  "Para guru turut m...

DONGENG MADURA: Nyai Madiya, Panglima Perang dari Sumenep

Gambar
Di ujung timur Pulau Madura, di wilayah yang kini dikenal sebagai Dusun Pakotan , hiduplah seorang putri penyebar agama Islam yang namanya kelak harum sepanjang masa: Nyai Madiya , putri dari Kiai Ali Akbar Syamsul Arifin , seorang ulama kharismatik dari Pasongsongan. Sejak kecil, Nyai Madiya tumbuh bukan hanya dengan kecerdasan dan kelembutan seorang putri, tetapi juga keberanian laksana singa betina. Konon, ketika masih remaja, ia mampu menundukkan hewan buas hanya dengan sekali ayunan tangan dari jarak jauh , dan mampu menangkis senjata tajam tanpa pernah sekalipun terluka. Ya, Nyai Madiya kebal senjata tajam. Karena kesaktiannya, Raja Sumenep menobatkannya sebagai panglima perang wanita —gelar yang jarang diberikan pada siapa pun. Titah dari Raja Sumenep Pada suatu hari, datanglah kabar dari jauh, dari negeri sahabat seiman: Kerajaan Aceh . Raja Aceh meminta bantuan, sebab pasukan kolonial Belanda mulai menggempur pesisir dan memaksa rakyat tunduk pada kekuasaan asing...

DONGENG MADURA: Pertempuran Jokotole dan Dempo Abang di Atas Langit

Gambar
Pada masa jauh sebelum orang-orang menuliskannya dalam sejarah, Madura pernah berada di bawah bayang-bayang ancaman seorang pemuda sakti bernama Dempo Abang. Ia bukan hanya kuat dan berilmu tinggi, tapi juga haus kekuasaan dan perempuan . Di setiap kerajaan yang ia taklukkan, Dempo Abang merampas kehormatan para putri dan gadis, menyimpan selendang-selendang mereka sebagai tanda kesombongannya. Dengan kekuatan gaibnya, ia bermaksud menaklukkan seluruh Madura , tak menyisakan satu pun tempat yang aman bagi para perempuan muda. Kabar itu akhirnya sampai kepada pendekar muda perkasa dari Madura: Jokotole , sang penunggang kuda terbang Megaremeng . Megaremeng bukanlah kuda biasa. Sayapnya lebar bagai awan sore, dan langkahnya memekikkan kilat ketika memukul angin. Jokotole, yang terkenal teguh membela kaum lemah, segera berangkat menuju langit utara Madura, tempat Dempo Abang dan pasukannya melayang-layang di atas perahu terbang raksasa. Pertemuan di Langit Ketika Megareme...

Surajiya dan Juan Dali: sebuah Enigma dan Anak Kecil yang Mewarnai Langit

Gambar
Komunitas Api Kata Bukit Menoreh foto bersama dengan Dr. Suwarno Wisetrotomo, M.Hum dan Rain Rosidi, kurator dan pengajar di ISI Yogyakarta. [sh] Jangan pernah berkelakar dengan Seniman. Sebab mereka punya ribuan cara untuk mengubah kata-kata jadi spirit, jadi ide, dan yang tak mungkin bisa tampak nyata.  Di mata seniman apa yang dia lihat, dengar, dan rasakan bisa jadi ide penciptaan karyanya.  Mari kita simak sebuah perhelatan pameran yang di selenggarakan oleh UNY di Ruang Dalam Art House dengan Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) yang diketuai oleh Angga Sukma Permana, M.Sn dan beberapa nara sumber yaitu Dr. Nova Suparmanto, M.Sc., Dr. ir. Heri Nurdiyanto, S.Kom., M.T.L., M.M.T., Dr. ir. Bambang Sulistyo, M.Eng., dan Mahasiswa.  Dalam pelaksanaan pelatihan mereka menekankan pentingnya tranformasi digital dalam dunia seni. Bagaimana pameran virtual jadi peluang baru bagi seniman untuk memperkenalkan karya seninya secara global.    Hasil dari workshop bisa...

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di SDN Padangdangan 1 Berjalan Khidmat dan Penuh Motivasi

Gambar
Zainal Arifin bertindak sebagai pembina upacara. [sh] S UMENEP — SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, sukses gelar upacara peringatan Hari Guru Nasional 2025. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah tersebut berjalan lancar, tertib, dan sesuai harapan banyak pihak - - baik guru, siswa, maupun masyarakat sekitar. Selasa (25/11/2025). Bertindak sebagai pembina upacara adalah Zainal Arifin , salah satu guru kelas di sekolah tersebut. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta didik untuk meningkatkan kesungguhan dalam belajar, terlebih karena siswa SDN Padangdangan 1 dalam waktu dekat akan menghadapi Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) 1 . “Anak-anak harus mulai menambah jam belajar di rumah. Jangan menunggu waktu mepet menjelang ujian. Persiapkan diri mulai sekarang agar hasil belajarnya maksimal,” ujar Zainal Arifin di hadapan seluruh peserta upacara. Tak hanya menyoroti persiapan akademik, beliau juga menekankan pentingnya membangun ...