Postingan

Menampilkan postingan dengan label Utama

Kontroversi Nasab Ba’alawi dan Keberanian Membongkar Klaim Keturunan

Gambar
Isu nasab Ba’alawi, kelompok habib Yaman yang mengklaim sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, kembali memicu perdebatan panjang di tengah umat Islam Indonesia.  Selama puluhan tahun klaim nasab ini diterima luas tanpa banyak ruang kritik.  Tapi, situasi berubah ketika KH Imaduddin Utsman al-Bantani secara terbuka menyuarakan keberatannya dan menyebut adanya dugaan “kepalsuan” dalam klaim keturunan para imigran Yaman tersebut. KH Imaduddin Utsman al-Bantani sendiri dikenal sebagai ulama, pendidik, sekaligus penulis yang menaruh perhatian serius pada kajian nasab.  Lewat penelitian yang ia klaim berbasis literatur sejarah dan silsilah, ia mempertanyakan validitas rantai keturunan Ba’alawi yang bersambung langsung kepada Rasulullah SAW.  Sikap lantangnya menuai pro dan kontra: sebagian menganggapnya sebagai upaya ilmiah untuk meluruskan sejarah, sementara yang lain menilai langkah tersebut berpotensi memicu kegaduhan dan perpecahan umat. Terlepas dari kontroversinya, nas...

Sambut Bulan Suci, Rocker Asal Sumenep Umar Dhany Kawesa Rilis Single "Rindu Ramadhan"

Gambar
Umar Dhany Kawesa ​ SUMENEP – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, musisi kebanggaan Kota Keris, Umar Dhany Kawesa, kembali mewarnai belantika musik tanah air.  Penyanyi yang dikenal dengan karakter vokal pop rock yang kuat ini resmi merilis single religi terbaru bertajuk "Rindu Ramadhan". ​Lagu yang lahir dari buah pemikiran dan karya cipta Umar Dhany sendiri ini diproduksi di bawah naungan Mars Record.  Lewat "Rindu Ramadhan", Umar mencoba menyentuh sisi spiritual pendengar dengan lirik yang penuh kerinduan akan suasana bulan penuh ampunan. ​Umar Dhany Kawesa bukanlah nama baru di industri musik.  Sebagai musisi yang lama berkarier di Jakarta, ia telah memantapkan posisinya sebagai solois pop rock dengan beberapa album yang telah dirilis sebelumnya. ​Tak hanya setia pada jalur rock, Umar juga dikenal amat mencintai tanah kelahirannya.  Hal ini dibuktikan dengan dedikasinya meluncurkan album berisi lagu-lagu berbahasa Madura, menunjukkan fleksibilitasnya sebaga...

Kunci Jawaban Bahasa Madura Kelas 6 SD

Gambar
Berikut ini apoymadura.com akan menyajikan soal-soal dan kunci jawaban Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap mata pelajaran Bahasa Madura untuk kelas 6 SD. 1. Settong otaba pan-barempan okara se ekoca’agi ka oreng laen se malowagi jawaban esebbut … A.   okara kakanthen B.   bak-tebbagan C.   parebasan D.   saloka   2. Bak-tebbagan ekoca’agi kalaban samar tojjuwanna sopaja …. A.   agella’an B.   etebbak C.   ekarembak D.   ekaenga’e   3. Bak-tebbagan biyasana aesse okara …. A.   kakanthen B.   petanya C.   pasoro D.   lalakon   4. Bak-tebbagan ekoca’ sastra en-maenan se tojjuwanna kaangguy …. A.   masenneng ate B.   matapencol ate C.   panglepor ate D.   masekkel ate   5. Sala settong tatengngerra okara bak-tebbagan marlowagi badhana …. A.   soalla B.   jawabanna C.   monyena D.   endhana okara   6. Ba...

Puting Beliung dan Alarm Kesiapsiagaan di Desa Karduluk Sumenep

Gambar
Rumah warga di Karduluk. Bencana puting beliung di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep mengakibatkan beberapa rumah rusak berat.  Ahad (1/2/2026). Hal ini jadi pengingat pahit bahwa ancaman bencana alam bisa datang kapan saja. Dalam hitungan menit, angin kencang mampu merenggut rasa aman warga dan memporak-porandakan tempat tinggal yang dibangun bertahun-tahun dengan kerja keras. Peristiwa ini tidak bisa dipandang sekadar sebagai musibah musiman. Perubahan pola cuaca yang ekstrem menuntut perhatian serius dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Kerusakan rumah warga menunjukkan masih lemahnya ketahanan bangunan terhadap bencana, terutama bagi masyarakat pedesaan yang sebagian besar membangun rumah dengan keterbatasan ekonomi. Puting beliung di Desa Karduluk sejatinya jadi alarm bersama: bahwa kesiapsiagaan bukan pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. [k4y] Catatan: Semua video kiriman dari netizen warga Karduluk.

Rutin tiap Senin: Upacara Bendera di SDN Padangdangan 1 Berlangsung Tertib

Gambar
Indrayani Suci Lestari.  SUMENEP – Pelaksanaan upacara bendera di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung tertib dan lancar pada Senin pagi (2/2/2026).  Seluruh siswa dan dewan guru mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Indrayani Suci Lestary menyampaikan amanat singkat yang menekankan pentingnya kedisiplinan di lingkungan sekolah.  Ia mengajak para siswa untuk membiasakan datang tepat waktu, disiplin saat mengikuti pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. "Selain itu, jaga kerukunan dengan teman dan jangan ada yang saling membully,” ujar Indrayani Suci Lestary dalam amanatnya. Menurutnya, para siswa harus saling menghormati dan tidak melakukan perundungan atau membully sesama teman, demi terciptanya suasana sekolah yang aman dan nyaman. [k4y]

Cuaca Cerah Selimuti Upacara Bendera di SDN Padangdangan 2: Sekolah Adalah Rumah Kedua

Gambar
Upacara bendera SDN Padangdangan 2. ​ SUMENEP – Upacara bendera hari Senin di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung khidmat dan lancar.  Kondisi cuaca yang cerah menambah semangat para siswa dan jajaran guru dalam mengikuti prosesi rutin mingguan tersebut. Senin (2/2/2026).  ​Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Mohammad Zali, S.Pd., guru kelas IV yang juga merupakan guru PPPK Paruh Waktu.  Dalam amanat singkatnya, Zali menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional di lingkungan sekolah. ​"Jadikanlah sekolah ini sebagai rumah kedua kalian, dan anggaplah Bapak serta Ibu guru sebagai orang tua kedua kalian selama di sini," pesan Zali di hadapan para peserta didik. ​Dibalik ketegasannya sebagai pembina upacara, terselip kisah dedikasi yang luar biasa.  Mohammad Zali merupakan warga asal Kecamatan Kalianget. Setiap harinya, ia harus menempuh jarak sekitar 60 KM untuk sampai ke SDN Padangdangan 2. ​Demi menunaikan tugasnya mendidik generasi ba...

Aksi Nyata Warga Sempong Barat: Bangun Jalan Pelosok Lewat Patungan Mandiri

Gambar
Muhammad Nihram (kiri) SUMENEP – Lantaran tak ingin terus mengeluh akibat akses jalan rusak, warga Dusun Sempong Barat, Desa/Kecamatan Pasongsongan, akhirnya turun tangan. Secara swadaya, masyarakat di dusun tersebut bergotong royong melakukan pembangunan jalan pelosok guna mengakhiri penderitaan karena kesulitan melintas. Ahad (1/2/2026) Kondisi jalan berbatu yang selama ini jadi kendala utama, akhirnya masyarakat sepakat untuk mengumpulkan dana secara mandiri demi mewujudkan jalan yang lebih layak. Muhammad Nihram, seorang warga yang rumahnya tepat berada di sebelah barat lokasi pembangunan, menyambut antusias aksi nyata ini. Ia membenarkan bahwa selama ini kondisi jalan tersebut memang cukup memprihatinkan bagi pengguna jalan. "Kami sangat menyambut baik pembangunan ini. Memang benar jalan di sini sebelumnya berbatu, jadi siapapun yang lewat pasti kesulitan. Untuk dana, murni dari sumbangan warga sekitar yang memang peduli," jelas Nihram saat ditemui di lokasi...

Gotong Royong Mandiri, Warga Sempong Barat Bangun Jalan Pelosok Secara Swadaya

Gambar
Adam Biyono Gafur (kanan) SUMENEP – Semangat kebersamaan ditunjukkan warga Dusun Sempong Barat, Desa/Kecamatan Pasongsongan. Tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, warga setempat berinisiatif melakukan giat pembangunan jalan pelosok secara swadaya guna mempermudah akses transportasi masyarakat. Ahad (1/2/2026). Aksi ini dipicu karena kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi bebatuan. Medan yang sulit acapkali membuat para pengendara, terutama roda dua, merasa was-was dan kesulitan saat melintas. Adam Biyono Gafur, salah seorang warga sekaligus inisiator gerakan ini, mengungkapkan bahwa dirinya tergerak untuk mulai bertindak karena merasa prihatin dengan keluhan para pengguna jalan. "Saya mengambil inisiatif karena jalannya berbatu. Banyak orang yang mau melintas di sini sangat kesulitan, bahkan terkadang membahayakan keselamatan. Akhirnya, kami sepakat untuk memperbaikinya secara mandiri," ujar Adam di sela-sela kegiatan pembangunan. Pengerjaan jalan dilakuk...