Mengenang Kiai Fajar Sidik: Keteladanan, Pengabdian, dan Warisan Abadi Sang Pejuang Pendidikan
Duka mendalam kembali menyelimuti langit Pasongsongan. Kepergian sosok muda visioner, Kiai Fajar Sidik, S.Pd.I., untuk selamanya menyisakan ruang kosong yang teramat rapuh di hati kita semua. Beliau berpulang pada Rabu pagi (3/6/2026), setelah mobil yang ia naiki mengalami kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan. Sebuah akhir perjalanan di dunia yang mengejutkan, tapi sekaligus mengukuhkan bahwa hidupnya hingga detik terakhir dihabiskan dalam mobilitas perjuangan dan pengabdian. Bagi siapa pun yang mengenal atau sekadar menyaksikan kiprahnya, Kiai Fajar adalah representasi sejati dari generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) yang tidak pernah lelah berkhidmat. Ingatan kolektif kita tentu belum lupa pada rabu malam, 29 Oktober 2025 yang lalu. Di bawah sorot lampu Lapangan Sawunggaling, Desa Pasongsongan, Sumenep, ribuan jemaah memadati area demi menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW. Di atas panggung megah malam ...