Paguyuban PPPK Paruh Waktu Pasongsongan Tuai Tanggapan Positif dari Dunia Pendidikan

Guru pppk paruh waktu Pasongsongan sumenep
Sundari, S.Pd (tengah). 
SUMENEP — Pembentukan komunitas atau paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan melahirkan beragam tanggapan positif dari berbagai pelaku dunia pendidikan. Selasa (27/1/2026). 

Kehadiran paguyuban ini dinilai penting sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, serta penyampaian aspirasi bagi para guru PPPK Paruh Waktu di wilayah tersebut.

Salah satu tanggapan positif datang dari Sundari, S.Pd, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Padangdangan 1 yang juga berstatus PPPK Paruh Waktu. 

"Kami hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap terbentuknya paguyuban yang diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan solidaritas antaranggota," ucap wanita yang sebelumnya mengabdi jadi guru honorer selama 21 tahun. 

Menurut Sundari, paguyuban PPPK Paruh Waktu tidak hanya berfungsi sebagai forum diskusi, tapi juga sebagai sarana untuk merumuskan langkah-langkah positif demi peningkatan kualitas pendidikan. 

Dengan adanya komunitas ini, para guru diharapkan bisa saling berbagi pengalaman, memperjuangkan kepentingan bersama, serta berkontribusi aktif dalam memajukan dunia pendidikan. [k4y]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna

Ijazah Jokowi Tak Kunjung Ditunjukkan, Cinta Rakyat Berubah Jadi Kekecewaan