Meluruskan Citra: Madas dan Solidaritas Warga Madura di Perantauan

Kasus pengusiran seorang nenek di Surabaya yang belakangan ini viral telah menimbulkan gelombang spekulasi di tengah masyarakat, terutama mengenai keterlibatan organisasi kemasyarakatan Madas (Madura Asli).

Meskipun tudingan miring sempat berhembus kencang, pengurus pusat Madas dengan tegas membantah bahwa pelaku tindakan tersebut adalah bagian dari anggota mereka.

Penting bagi publik untuk tidak terjebak dalam penghakiman sepihak sebelum fakta hukum terungkap sepenuhnya, agar sebuah isu individual tidak berkembang menjadi sentimen negatif terhadap sebuah entitas organisasi yang sah.

Sejatinya, Madas hadir sebagai wadah strategis yang mengakomodir berbagai kepentingan positif serta menjalin silaturrahmi erat sesama warga Madura di perantauan.

Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, Madas berfungsi sebagai jembatan sosial bagi warga Madura untuk saling membantu dalam beradaptasi dan berkontribusi di tanah rantau.

Keberadaan organisasi seperti ini sangat krusial untuk memastikan bahwa semangat gotong royong tetap terjaga, sekaligus jadi sarana pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi para anggotanya.

Narasi yang mencoba menyudutkan Madas sebagai wadah premanisme merupakan bentuk stigmatisasi yang sangat disayangkan.

Upaya mengkotak-kotakkan warga Madura pada karakter primitif atau kekerasan seringkali datang dari pihak-pihak yang tidak memahami esensi budaya Madura yang religius dan santun.

Madas justru berdiri untuk mendobrak stigma tersebut dengan menunjukkan bahwa warga Madura adalah elemen masyarakat yang tertib hukum dan berkomitmen pada kemajuan nasional. 

Menilai Madas hanya dari satu peristiwa yang tidak terbukti keterlibatannya adalah sebuah kekeliruan dalam memandang dinamika organisasi kemasyarakatan di Indonesia.[sh]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura PAS Kelas IV SD

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Jurnal Pembelajaran Mendalam dan Asesmen 2.0 (Umum) dengan Topik Pendekatan Understanding by Design dalam Perencanaan Pembelajaran

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura Kelas 3 SD di Sumenep

Mitos Uang Bernomer 999

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan