Ana Candra Agustina Dorong Kolaborasi, Tenaga Honorer Pasongsongan Siap Terima SK PPPK Paruh Waktu

Sdn pasongsongan 5
Ana Candra Agustina bersama peserta didik SDN Pasongsongan 5. [sh]

SUMENEP — Momentum bersejarah akan tercipta bagi ribuan tenaga honorer di Kabupaten Sumenep. 

Besok, Senin (1/12/2025), sebanyak 5.226 honorer dijadwalkan akan menerima SK PPPK Paruh Waktu pada acara pelantikan yang akan dipusatkan di GOR A Yani. 

Bagi banyak honorer, hari ini jadi penantian panjang yang akhirnya tiba, dan bagi Ana Candra Agustina, S.Pd, momen ini jadi salah satu capaian paling berkesan sepanjang masa pengabdiannya.

Sebagai Koordinator Kecamatan (Korcam) Pasongsongan yang membawahi guru dan tenaga kependidikan honorer, Ana Candra Agustina selama ini dikenal aktif membangun jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Menurut guru SDN Pasongsongan 5 ini, upaya tersebut ia lakukan demi memperjuangkan nasib guru serta tendik honorer yang selama ini jadi tulang punggung pendidikan di Pasongsongan. 

“Kami terus berkolaborasi dengan pihak terkait agar harapan masa depan para honorer bisa terwujud. Ini bukan hanya tentang SK, tapi tentang pengakuan terhadap dedikasi mereka,” ujarnya.

Ana menegaskan bahwa proses panjang yang dilalui hingga terbitnya SK PPPK Paruh Waktu ini merupakan hasil kerja bersama yang dilakukan secara konsisten. 

Ia berharap pelantikan di GOR A Yani nanti jadi langkah awal bagi para tenaga honorer untuk mendapatkan ruang kerja yang lebih pasti dan bermartabat.

“Besok adalah hari yang amat ditunggu. Semoga jadi awal dari perubahan besar bagi pendidikan di Pasongsongan. Ini adalah kemenangan kita bersama,” tambahnya dengan penuh haru.

Pelantikan besok diprediksi akan berlangsung khidmat dan penuh antusias, mengingat ribuan honorer dari berbagai jenjang pendidikan akan hadir bersama keluarga mereka. 

Harapannya, status baru sebagai PPPK Paruh Waktu bisa meningkatkan motivasi, profesionalitas, serta kualitas layanan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan. [sh]

Komentar

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak