Kopdes Merah Putih🇲🇨 Solusi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa🔥

Dinas koperasi fan umkm
M. Ramli. [Dok. pribadi]

SUMENEP - M. Ramli, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP), menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih merupakan program strategis untuk memberdayakan masyarakat desa dan kelurahan. Sabtu (14/6/2026). 

Program ini diharapkan bisa memaksimalkan potensi lokal sekaligus menciptakan struktur ekonomi yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

Dalam penjelasannya, M. Ramli menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih bukan sekadar wadah koperasi biasa, melainkan sebuah gerakan ekonomi yang melibatkan partisipasi aktif warga. 

"Ini adalah solusi alternatif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dengan prinsip gotong royong dan kemandirian," ujarnya.

Program ini mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal, seperti hasil pertanian, kerajinan tangan, atau jasa desa, yang dikelola secara kolektif. 

Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh bisa dinikmati bersama dan kembali menggerakkan perekonomian desa.

M. Ramli menekankan bahwa Kopdes Merah Putih dibangun dengan prinsip "dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat". 

Artinya, kepengurusan, modal, dan pengambilan keputusan dilakukan secara demokratis oleh anggota koperasi. 

"Ini akan mengurangi ketergantungan pada pihak luar dan memperkuat kemandirian ekonomi desa," jelasnya.

Selain itu, DKUPP akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pengurus dan anggota koperasi, mencakup manajemen usaha, pemasaran, serta akses permodalan melalui kerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

M. Ramli optimistis, bahwa program ini akan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan. 

"Jika dikelola dengan baik, Kopdes Merah Putih tidak hanya meningkatkan pendapatan warga, tapi juga mengurangi urbanisasi karena lapangan kerja tercipta di desa," paparnya. [Kay]

Komentar

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak