Therapy Banyu Urip: Kunci Sukses Ekspansi ke Luar Negeri

Therapy Banyu Urip
MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip. [Fofo: Surya]

apoymadura.com - Therapy Banyu Urip telah menjadi salah satu nama yang dikenal luas di bidang pengobatan alternatif. Kamis (13/2/2025). 

Dengan banyak cabang yang tersebar di luar negeri, Therapy Banyu Urip telah membuktikan kemampuan dan kualitasnya dalam menyembuhkan berbagai penyakit. 

Lalu, apa rahasia di balik kesuksesan ini?

Menurut MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip, kunci sukses ekspansi Therapy Banyu Urip ke luar negeri terletak pada pengalaman berobat para pasien asing di Indonesia. 

"Mereka pernah datang ke Indonesia dan berobat di klinik Therapy Banyu Urip. Ternyata mereka sembuh dari penyakit yang diderita," kata MS Arifin.

Setelah sembuh, para pasien asing ini kemudian pulang ke negaranya dan mendirikan cabang Therapy Banyu Urip di sana. 

"Mereka ingin membagikan pengalaman positif mereka dengan orang lain di negaranya," tambah MS Arifin.

Kesuksesan Therapy Banyu Urip dalam ekspansi ke luar negeri juga tidak lepas dari kualitas dan kemampuan timnya.

Dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas, tim Therapy Banyu Urip telah membuktikan kemampuan mereka dalam menyembuhkan penyakit.

Therapy Banyu Urip telah membuktikan kemampuan dan kualitasnya dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

Dengan ekspansi ke luar negeri, Therapy Banyu Urip telah membuktikan bahwa kualitas dan kemampuan mereka bisa diterima dan diakui oleh masyarakat internasional. [Surya]

Komentar

  1. Sukses selalu buat MS Arifin. Kelahiran pasongsongan ya?

    BalasHapus
  2. Buka praktek jam berapa pak,saya Klaten penderita penyakit radang pita suara.
    Terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung. Terima kasih.

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak