Membangun Masa Depan

Pentigraf: Yant Kaiy

Kulepaskan masa lajangku setelah lebih satu tahun kami mengenal satu sama lain. Menyadari bahwa diri ini banyak kekurangan, mungkin bisa diisi olehnya nanti. Kuterima dia jadi imamku di pesta pernikahan sederhana.

Dari beragam perbedaan, kami terus merawat cinta agar tidak pecah. Kerikil tajam selalu datang menghampiri. Itulah tantangan normal membangun mahligai rumah tangga. Semua butuh perjuangan dan pengorbanan.

Tapi saat aku terjangkit kanker serviks, pupuslah impian semusim. Kurelakan dia mencari bunga pengganti.[]

Pasongsongan, 2/12/2021



Komentar

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak