Belajar Kembali

Pentigraf: Yant Kaiy

Tidaklah lama kemulusan karierku meroket mulus sesuai harapan. Bergelimang kemewahan dan puja-puja dari sekian banyak sahabat seperjuangan di kampung. Tak mau bergantung terus pada perusahaan tempatku bekerja, mencoba berani mandiri di jalur yang sama. Ternyata bisa.

Tidak berhenti di situ. Karena hidup haruslah terus bergerak. Merangkai segala program terbaik untuk bisa mempertahankan posisi terbaik. Seiring itu pula kekayaanku melimpah. Di mata orang banyak aku dijuluki wanita tangguh lantaran unggul melewati para pesaing.

Dibalik bunga-bunga keberhasilan tersimpan kerontang air cinta dari seorang perjaka. Bukan tidak ada pria mendekat. Tapi aku ragu, apakah ia tulus mencintaiku? Jangan-jangan hanya tertarik kekayaanku.[]

Pasongsongan, 21/12/2021



Postingan populer dari blog ini

Membuat Soal-soal Bahasa Madura Kelas V

Meriahkan HUT Kemerdekaan ke-81 RI: Ini Daftar Pemenang Lomba Kolase Tingkat TK/RA Pasongsongan

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi