Pergi Sebelum Fajar



Pentigraf: Yant Kaiy

Kematiannya meninggalkan luka mendalam di hatiku. Tercecer berjuta kenangan manis diantara perjalanan usia. Begitu dahsat merubah peta hasratku, hingga lama kiblat tujuan hilang tanpa bekas.

Sekian lama terkurung sunyi. Terus saja aku menyibukkan diri pada kegiatan kemanusiaan. Namun tetap saja bayangan indah bersamanya mengapuri ruang gerak mataku. Aku berontak sekuat tenaga, melepaskan diri dari ikatan kenangan.

Baru berhenti siksa setelah kudapatkan penggantinya. Dari suatu seminar budaya kutemukan paras ayu menggoda. Awal berkenalan kami saling jatuh hati.[]

Pasongsongan, 27/11/2021



Komentar

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak