Tak Salah Pilih



Pentigraf: Yant Kaiy

Kebenciannya terus mengejarku. Seperti api menyambar minyak bumi. Melenyapkan hasrat orang lain. Meski kau terjebak, tetap saja kau tidak mau mengakui kelemahan diri. Atau sengaja agar orang lain bisa meninggikan nama baikmu.

 

Maka kutinggalkan saja jejakmu. Tiada guna berlama-lama bercerita tentang musim. Tak bisa aku menampakkan gerak wajah, bahwa aku sosok yang mudah kau pengaruhi setiap saat.

 

Sebelum kau jadi orang hebat kata banyak orang, hampir saja aku jatuh hati kepadamu. Beruntung rekam jejakmu terbaca diantara tumpukan berjuta nama.[]

 

Pasongsongan, 18/10/2021



LihatTutupKomentar