Busana



Pentigraf: Yant Kaiy

Tonah selalu ingin tampil baru. Pada setiap acara, terutama pesta pernikahan, ia terus membeli busana di butik langganannya. Selesai dipakai, ia tumpuk di lemari. Tiga lemari besar penuh pakaian dia. Kasihan suaminya, kerja siang-malam memenuhi “haus” Tonah terhadap busana.

 

Ketika artis idolanya muncul di televisi, ia mencermati benar busana yang dikenakannya. Otaknya bekerja keras, mencari warna sesuai selera.

 

Suaminya tak habis pikir atas kelakuan istrinya. Kalau diberi saran, justru Tonah uring-uringan. Sontoloyo! Padahal Tonah tergolong wanita berpendidikan tinggi.[]

 

Pasongsongan, 25/9/2021



Postingan populer dari blog ini

Peringatan Hardiknas 2026 di SDN Panaongan 3: Apresiasi Tulus untuk Guru Ngaji

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura PAS Kelas IV SD