Tatapan Menghanyutkan



Pentigraf: Yant Kaiy

Beragam cerita kenakalannya telah menghias acara kumpul bersama disalah satu warung kopi di desaku. Rasa ingin tahu kebenaran itu menggelitik kalbu. Walau tak ada guna bagiku karena dia telah mempunyai dua anak dengan kehidupan lumayan mapan.

 

Pada suatu kesempatan kami dipertemukan pada sebuah kegiatan bakti sosial. Aku menghormati dia karena posisi distruktur organisasi lebih tinggi. Kewenangan ada padanya. Apa perintahnya harus kuselesaikan.

 

Benar saja, ketika kami berjabat tangan, jemari telunjuknya digerakkan ditelapak tanganku. Aku kaget. Tapi aku segera mengendalikan diri karena banyak orang. Ia menatapku dengan seutas senyum penuh makna.[]

 

Pasongsongan, 25/7/2021



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik