Antologi Puisi “Bunga-bunga Kepedihan” (19)



Karya: Yant Kaiy

Noda Cinta

teruntuk nur

 

noda cinta yang kau berikan

menggempakan seluruh permukaan pergaulanmu

senantiasa membekas di wajah-wajah mereka

kau pun tak peduli

sebab kau sudah jadi milikku

kendati kau sudah tak utuh lagi

kau tetap jadi kekasihku.

Pasongsongan, 30/08/91

 

Konsep Masa Depan yang Terlupa

kugambarkan tentang harl esok

kau tampak tersenyum

ada sesuatu yang lucu barangkali?

kau pun malah lebih tersenyum

semakin tidak pasti

adakah rindumu menggelayut di sini

sementara masa depan lebih penting

bukan justru harus dilecehkan

bukan harus ditertawakan

 

kau tahu,

kasih padamu tidak main-main

seperti kesucianmu yang kau pertahankan

bagiku cinta harus berwawasan

bukan untuk mencapai kepuasan semata

 

camkanlah sekali lagi

sebelum mendung jadi hujan…

Pasongsongan, 30/08/91



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Mitos Uang Bernomer 999

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Hari Terakhir Sekolah, SDN Padangdangan 2 Gelar Rekreasi dan Makan Bersama di Pantai

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung