Antologi Puisi “Bunga-bunga Kepedihan” (20)



Karya: Yant Kaiy

Kemelut Jiwa

keraguan menjadi gunung ketakutanku

kala dua pilihan menghadangku

antara cinta dan kesetiaan

antara rindu dan kebencian

antara luka dan penantlan

aku semakin tersudut pada kehampaan

ketika harus memutuskan.

Pasongsongan, 31/08/91

 

Yang Kudambakan Kejujuran

kepalsuanmu masih kurahasiakan

agar tak jadi beban pikiranmu

sengaja aku lebih banyak mengalah

agar jalan semakin lebar

dimana kita mulai merenda kemesraan

 

ternyata kejujuran sangat mahal

lantaran dusta tak selamanya laknat

namun sesuatu yang berlebihan

paling tidak akan memuakkan.

Pasongsongan, 31/08/91



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Ijazah Jokowi Tak Kunjung Ditunjukkan, Cinta Rakyat Berubah Jadi Kekecewaan