Antologi Puisi “Lazuardi Asa” (5)



Puisi Karya Yant Kaiy

Cemburu

I

apabila ada seujung kesetiaan melekat

berbagai prasangka mengikutinya

dari balik layar khayal terpancang

mengitari liku perjuangan

asmara pun tak pernah padam tertiup badai

II

selayaknya manusia punya sekeping cinta

lantaran kodrat tak dapat

tertolak biar bagaimana pun

'kan kubiarkan cemburu itu bersemi.

Sumenep, 11/02/90

 

Nyanyian Malam

kesepian begitu mendera tak berselera

menggalau halusinasiku seketika

berceloteh tentang mimpi

aku hanya bisa melontarkan penyesalan

meski kuharus menyadari akan kebodohan ini

barangkali takkan menuntun jalanku

sampai kapan kutersiksa begini ?

berjuta tanya melepuh

di antara gelombang tersesatnya ilusi

melayang hasrat tak tentu rimba

kusandarkan perjuangan tak berdosa

lalu terbuang di tong sampah

oh, nasib burukkah ini?

betapa menyesatkan!

Sumenep, 11/02/90 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik